Waspadai gejala-gejala paru-paru basah yang tidak boleh diremehkan

Gejala Paru-Paru Basah

Gejala paru-paru basah – suatu kondisi di mana ada cairan berlebihan di area paru-paru dan rongga dada. Di daerah itu, ada selaput tipis yang disebut pleura. Membran pleural menutupi bagian luar paru-paru dan bagian dalam rongga dada.

Pada dasarnya, di selaput pleura selalu tersedia sedikit cairan untuk melumasi paru-paru yang berkobar di rongga dada saat manusia bernapas. Kondisi paru-paru basah terjadi ketika ada penumpukan cairan yang berlebihan di pleura atau apa yang disebut efusi pleura.

  1. Batuk

Batuk adalah kelainan umum dan beberapa orang menganggapnya sebagai penyakit musiman. Banyak orang mengira batuk adalah penyakit sepele yang bisa sembuh dengan sendirinya.

  1. Nyeri dada

Gejala lain dari paru-paru basah yang perlu diperiksa adalah rasa sakit di sekitar dada. Pasien umumnya akan mengalami nyeri dada baik saat bernafas, disentuh, atau tidak disentuh.

  1. Nafsu makan menurun

Orang yang menderita paru-paru basah juga akan mengalami penurunan nafsu makan dan penambahan berat badan. Menariknya, kebanyakan dari mereka tidak menyadarinya dan menganggapnya sebagai hal yang normal.

  1. Sengal-sengal

Napas pendek pasti terkait dengan gangguan paru-paru. Sesak nafas dan sulit bernafas, nafas pendek adalah gejala paru-paru basah. Gangguan ini menyebabkan paru-paru kekurangan oksigen dan kesulitan bernapas.

  1. Keringat dingin

Gangguan paru-paru basah berikutnya adalah keringat dingin di malam hari dan basah di pergelangan tangan dan kaki. Gejala-gejala ini bukan karena cuaca panas atau olahraga tetapi karena respons dari tubuh.

  1. Demam

Demam sering dikaitkan dengan penyakit paru-paru basah karena bakteri. Jika Anda mengalami batuk disertai demam, segera konsultasikan dengan dokter.

Salah satu gejala paling umum yang dirasakan oleh banyak penderita paru-paru basah adalah dispnea atau kesulitan bernafas. Kesulitan bernafas ditandai dengan napas berat atau napas pendek, seperti ketika seseorang menderita asma.

Dispnea atau kesulitan bernapas dapat terjadi karena efusi pleura itu sendiri memiliki dampak yang cukup serius pada organ sistem pernapasan manusia, seperti otot diafragma dan dinding dada. Dengan demikian, proses respirasi tidak berjalan seperti fungsi normal.

Paru-paru yang merupakan organ utama dalam proses pernapasan tidak berfungsi optimal karena cairan yang menumpuk di rongga pleura.

Pesan Perawat & Bidan Online

Dapatkan layanan kesehatan oleh perawat, bidan, pengasuh yang profesional, berlisensi dan berpengalaman dengan semangat pelayanan terbaik dan selalu tersedia untuk merawat orang yang Anda cintai seperti keluarga Anda sendiri.

Posting Tanda Gejala Paru-paru Basah yang tidak boleh diremehkan muncul pertama kali di MHomecare.