Setelah meminum obat, berapa lama akan dirasakan tubuh?

Saat anda sedang sakit, baik itu penyakit ringan atau bukan, tentunya anda akan diberikan obat dari dokter untuk meredakan gejala yang anda alami. Namun sebenarnya saat Anda meminum obat, kapankah obat tersebut diserap oleh tubuh dan kemudian bekerja untuk mengatasi rasa sakit yang Anda alami? Apa yang mempengaruhi penyerapan obat di dalam tubuh?

Setelah minum obat, berapa lama obat tersebut akan diserap?

Obat memiliki cara kerja tersendiri untuk merespon gangguan yang terjadi di dalam tubuh. Selain itu, anjuran untuk minum obat yang berbeda juga akan mempengaruhi keefektifan kerjanya pada rasa sakit yang Anda derita. Normalnya, setelah Anda mengonsumsi obat, obat akan masuk ke pembuluh darah Anda selama kurang lebih 30 menit hingga 6 jam, tergantung jenis obatnya. Berikut ini adalah hal-hal yang mempengaruhi kecepatan penyerapan obat oleh tubuh, yaitu:

  • Sifat kelarutan obat jenis larutan atau cair lebih mudah diserap dan lebih cepat dibandingkan obat tablet.
  • Cara pemberian obat, tidak hanya diminum melalui mulut, tetapi obat dapat masuk ke dalam tubuh dengan berbagai cara seperti disuntikkan langsung melalui pembuluh darah vena, dimasukkan melalui anus, atau dengan cara dihirup.
  • Kemampuan tubuh untuk mengosongkan perut.

Pemberian obat melalui penghirupan – seperti yang dilakukan ketika pasien diberi anestesi – adalah cara obat diserap paling cepat oleh tubuh. Ini karena jenis obat yang mudah masuk ke dalam tubuh. Sedangkan pemberian obat melalui mulut merupakan cara paling lambat dalam proses penyerapan obat, karena obat harus diolah dan dicerna terlebih dahulu serta harus melalui proses pencernaan yang cukup lama.

Bagaimana obat diserap oleh tubuh?

Sesaat setelah Anda mengonsumsi obat tersebut, obat tersebut justru akan diserap oleh tubuh dengan cara yang berbeda-beda. Berikut ini adalah jenis-jenis obat absorpsi:

  • Difusi pasif, obat yang diserap dengan cara ini tidak membutuhkan energi dalam proses absorpsi. Supaya sel-sel tubuh tidak perlu berusaha memproduksi energi dulu agar obat bisa diserap. Aspirin adalah contoh obat yang diserap dengan cara ini. Selain tidak membutuhkan energi dalam proses penyerapannya, aspirin juga lebih cepat masuk ke dalam sistem tubuh karena bersifat asam. Sehingga bila berada di dalam lambung dan bertemu asam lambung maka obat akan langsung bereaksi dan diserap.
  • Transportasi aktifBerbeda dengan difusi pasif yang tidak membutuhkan energi, proses absorpsi obat dengan cara ini membutuhkan energi. Jenis zat yang diserap dengan cara ini adalah ion, vitamin, gula, dan asam amino. Proses penyerapan terjadi di usus halus.
  • Pinositosis, sangat sedikit obat yang diserap ke dalam sistem tubuh dengan cara ini. Proses pinositosis juga membutuhkan energi dan hanya bisa dilakukan jika obat dalam bentuk cair.

Postingan Setelah Minum Obat, Berapa Lama Lalu Akan Dipengaruhi Tubuh? muncul pertama kali di Hello Sehat.