Sakit Perut Bagian Bawah, Penyebab dan Cara Mengatasinya

Super Car BAC Mono, Teknologi Canggih Bagaikan Mobil Balap F1

sakit perut bagian bawah

Nyeri perut bagian bawah adalah kelainan yang cukup umum. Akan tetapi, jenis kelainan ini berbeda dengan jenis nyeri yang biasa terjadi. Cara mengatasinya tergantung dari faktor penyebabnya, sehingga penting untuk kita kenali.

Gangguan kesehatan pada lambung seringkali berkaitan dengan sistem pencernaan. Organ tubuh ini terletak di perut. Seperti diare, sembelit, dan lain sebagainya.

Namun, jika Anda merasakan gejala nyeri di perut bagian bawah, sebaiknya kenali letak organ di area tersebut. Pengenalan organ tubuh beserta fungsinya bermanfaat agar kita lebih efektif dalam menangani dan mencegahnya.

Baca juga: Gejala Sakit Perut Kiri pada Wanita dan Cara Mengatasinya

Pada umumnya terdapat beberapa organ yang terletak di perut bagian bawah. Seperti usus besar, usus halus, rektum, untuk mengalirkan air seni atau saluran kemih.

Terjadinya sakit perut bagian bawah tentunya karena gangguan yang terjadi pada organ tersebut. Nyeri ini terjadi juga yang banyak orang sebut dengan nyeri panggul.

Jenis dan Penyebab Sakit Perut Bagian Bawah

Timbulnya nyeri pada perut bagian bawah bisa terjadi pada siapa saja. Baik dewasa, pria, wanita, maupun anak-anak. Namun, wanita termasuk sering mengalami keluhan di bagian tersebut.

Namun, bagi kebanyakan orang dewasa, timbulnya nyeri di bagian bawah pusar umumnya dikaitkan dengan sistem reproduksi dan gangguan usus. Baik di usus besar maupun kecil.

Sangat penting untuk mengetahui apa saja jenis dan penyebab dari gangguan lambung ini. Nah, berikut berbagai jenis dan penyebab sakit perut bagian bawah yang sering terjadi.

Gangguan Usus

Salah satu organ di perut bagian bawah adalah usus besar. Fungsi utama usus besar adalah menyerap air dari kotoran. Gangguan pada fungsi organ ini tentunya akan menimbulkan rasa nyeri atau nyeri.

Usus besar atau usus besar, menurut Wikipedia, berada di antara rektum dan usus kecil. Namun kolon terdiri dari beberapa bagian, seperti kolon transversal, kolon asendens, kolon sigmoid, kolon desenden (desenden), hingga rektum.

Ada beberapa faktor yang berkontribusi terhadap sakit perut bagian bawah. Seperti sistem pencernaan yang buruk yang menyebabkan gangguan pada usus besar. Disfungsi usus besar juga bisa karena kembung.

Iritasi Usus Besar

Terjadinya sindrom iritasi usus besar (IBS) merupakan gangguan iritasi pada usus besar. Gangguan pada sistem pencernaan juga dapat menyebabkan terganggunya usus besar.

Baca juga: Tanda-tanda Sakit Perut yang Harus Diperhatikan

Penyebab sindrom iritasi usus besar ini tidak jelas. Namun, IBS sebagian besar akan menyebabkan nyeri di sekitar perut. Gangguan ini menyebabkan sembelit, diare, atau perut kembung.

Radang Perut

Gangguan lain yang juga bisa menyebabkan sakit perut bagian bawah adalah gastritis. Gangguan berupa maag atau maag menimbulkan gejala nyeri seperti perih atau perih di perut.

Gejala maag lainnya yang sering terjadi adalah perut mual, sering bersendawa, muntah, dan gangguan pencernaan. Tak jarang, penderita akan mengalami muntah darah atau buang air besar yang berwarna agak hitam.

Gangguan Kandung Kemih

Bagi Anda yang pernah atau sering merasakan kram di perut bagian bawah, sebaiknya waspadai gejala gangguan kandung kemih. Penderita biasanya juga merasa panas saat buang air kecil.

Beberapa gejala sakit perut bagian bawah lainnya adalah peningkatan frekuensi buang air kecil, terkadang urine bercampur darah. Terkadang badan terasa lemas, mudah lelah, dan demam. Gangguan ini juga akan membuat tubuh merasa tidak nyaman.

Gangguan Apendisitis

Nyeri di perut bagian bawah juga bisa terjadi bila ada gangguan pada usus buntu. Seperti peradangan atau gangguan lainnya. Tidak jarang rasa sakitnya kadang muncul tapi bisa juga hilang dengan sendirinya.

Namun, sebagian besar radang usus buntu akan memburuk dalam beberapa hari. Beberapa gejala lainnya antara lain diare, mual, dan demam.

Penyakit Hernia

Hernia juga bisa menyebabkan sakit perut bagian bawah. Hernia terjadi karena bagian usus yang menonjol atau keluar dari rongga perut. Karena itu biasanya akan timbul nyeri atau nyeri di lokasi hernia.

Nyeri ini biasanya terjadi terutama saat mengangkat beban berat, saat membungkuk, atau saat batuk. Jika Anda mengalami gangguan semacam ini sebaiknya segera berkonsultasi ke dokter.

Kanker usus besar

Penyebab lain nyeri di perut bagian bawah juga bisa menjadi kanker usus besar. Gangguan ini biasanya terjadi dengan adanya polip adenomatosa, yaitu benjolan yang muncul di usus besar.

Baca juga: Makanan Pereda Mual, Perut Nyaman Aman Melangkah

Benjolan bisa berkembang menjadi kanker yang dapat mengganggu fungsi usus besar. Beberapa gejala termasuk perut kembung dan kram serta nyeri di perut bagian bawah. Tak jarang, buang air besar berdarah juga terjadi.

Kista Ovarium

Gangguan rahim lain yang juga menyebabkan sakit perut bagian bawah adalah kista. Kista ovarium terjadi karena pertumbuhan kantong cairan di ovarium atau ovarium.

Kebanyakan kista terjadi selama menstruasi. Gangguan inilah yang memicu sejumlah gejala. Seperti demam ringan, mual, dan nyeri di sekitar perut bagian bawah. Mengunjungi dokter berguna untuk memastikan.

Endometriosis

Endometriosis adalah kelainan di mana jaringan yang mirip dengan lapisan rahim atau endometrium juga muncul di luar rahim. Termasuk di sekitar perut atau panggul.

Gangguan ini biasanya akan memicu nyeri saat haid. Nyeri ini biasanya muncul di perut bagian bawah tetapi terkadang berpindah ke area lain.

Radang Panggul

Gangguan lain yang juga bisa memicu sakit perut bagian bawah adalah radang panggul. Penyakit yang populer di dunia medis sebagai penyakit radang panggul atau PID.

Penyakit menular ini dapat terjadi di rahim, ovarium, saluran tuba, atau di struktur reproduksi wanita. Ada sejumlah faktor yang bisa menyebabkan hal ini. Termasuk akibat infeksi menular seksual atau IMS.

Kehamilan ektopik

Pada proses pembuahan sebelum hamil, sel telur dari wanita yang dibuahi akan berada di dalam rahim. Namun pada beberapa kasus, pembuahan ini terjadi di luar rahim, seperti di tuba falopi.

Kondisi ini, yang dikenal sebagai kehamilan ektopik, juga dapat menyebabkan sakit perut bagian bawah dan gejala lainnya. Kondisi ini hanya bisa ditangani oleh dokter melalui pembedahan sehingga tidak berdampak buruk.

Cara Mengatasi Sakit Perut Bagian Bawah

Sebagian besar nyeri di perut bagian bawah dikaitkan dengan gangguan organ dan penyakit. Pemeriksaan kesehatan oleh dokter sangat penting agar pengobatan lebih efektif.

Selain mendapatkan perawatan medis, Anda juga bisa melakukan sejumlah langkah untuk meredakan nyeri. Berikut beberapa cara untuk mengatasi sakit perut bagian bawah dan meredakannya.

Kompres dengan air hangat

Untuk meredakan nyeri yang ada, Anda bisa melakukan kompres panas menggunakan heating bag atau bantal pemanas. Anda juga bisa menggunakan kain yang dicelupkan ke dalam air hangat.

Menghangatkan perut bisa meredakan nyeri yang hebat. Pegang kantung pemanas selama kurang lebih 15-20 menit pada bagian bawah perut yang mengalami nyeri. Cara ini bermanfaat untuk meredakan rasa mual dan nyeri pada perut.

Minum air

Kalaupun mengalami sakit perut bagian bawah, jangan lupa minum air yang cukup. Air penting untuk menjaga dan meningkatkan imunitas tubuh.

Minum teh hangat

Cara alternatif lain untuk meredakan sakit perut adalah dengan minum teh hangat. Sifat anti inflamasi dan nutrisinya berguna untuk menenangkan dan membuat tubuh terasa lebih nyaman.

Selain teh biasa, Anda juga bisa mengonsumsi teh chamomile atau peppermint yang memiliki khasiat pereda nyeri. Menambahkan madu ke dalam minuman teh akan meningkatkan khasiatnya.

Minumlah Jahe dan Kayu Manis

Ada juga beberapa ramuan yang bisa Anda konsumsi untuk meredakan nyeri. Seperti dengan meminum air jahe atau kayu manis. Tumbuhan ini juga memiliki sifat anti inflamasi dan anti oksidan yang dapat meredakan nyeri.

Ini adalah penyebab umum sakit perut bagian bawah. Mengenali gejala yang ada berguna untuk pengobatan. Konsultasikan dengan dokter untuk memastikan dan pengobatan lebih efektif. (R11 / HR-Online)

Editor: Subagja Hamara

Postingan Sakit Perut Bawah, Penyebab dan Cara Mengatasinya muncul pertama kali di Harapan Rakyat Online.