Penyempitan tulang belakang, gejala, penyebab dan pengobatannya

Toyota Land Cruiser Prado

Penyempitan tulang belakang, gejala, penyebab dan pengobatannya

Anda perlu mengetahui penyebab dan gejala penyempitan tulang belakang, termasuk cara mengobatinya. Pasalnya, penyakit ini masih asing bagi sebagian orang. Karena bagaimana tulang belakang yang keras dan padat bisa menyempit?

Gangguan yang terjadi pada tulang belakang umumnya terjadi pada orang lanjut usia yang berusia di atas 50 tahun. Orang tua rentan mengalami kelainan tulang ini karena kepadatan tulang yang menurun.

Gangguan yang terjadi pada tulang dalam bahasa kedokteran sering disebut dengan istilah spinole stenosis atau spinal stenosis. Ada banyak pemicu terjadinya kelainan ini, salah satunya yang paling menonjol adalah faktor genetik.

Penyempitan tulang belakang bisa berdampak pada perubahan pada tubuh, terutama kompresi organ saraf di leher atau punggung bawah. Namun kelainan ini tidak mudah terdeteksi karena tidak langsung menimbulkan gejala.

Mengenali Penyempitan Tulang Belakang

Tulang belakang dalam struktur tubuh manusia memiliki fungsi penting untuk menopang tubuh. Manusia bisa berdiri tegak karena tulang punggung yang kuat. Namun, berbagai masalah kerap terjadi pada tulang belakang.

Baca juga: Sakit atau Sakit Tulang Belakang? Mudahkan dengan makanan ini!

Stenosis tulang belakang, seperti dikutip dari Wikipedia, adalah suatu kondisi ketika ruang atau saluran tulang belakang menekan akar saraf atau sumsum tulang belakang.

Saraf tertekan karena penyempitan tulang belakang. Jika kondisi ini tidak mendapat perhatian medis, bisa merusak saraf. Gangguan ini sering terjadi di sekitar leher dan punggung bawah.

Terjadinya stenosis tulang belakang tidak terjadi secara tiba-tiba. Gangguan ini biasanya disebabkan oleh kondisi yang sudah berlangsung lama. Oleh karena itu, banyak orang yang tidak menyadari gangguan ini.

Bila gangguan tersebut masih dalam skala ringan, biasanya tidak menimbulkan gejala dan tanda. Dampak penyempitan ruang tulang belakang hanya dirasakan bila kondisinya sudah parah atau kronis.

Gejala penyempitan tulang belakang

Gejala penyempitan tulang belakang biasanya dirasakan saat kondisinya parah dan menekan saraf. Kondisi ini akan bertambah parah jika gejala awal yang mungkin timbul tidak segera mendapat penanganan yang tepat dan tepat.

Baca juga: Penyebab Skoliosis, Gejala dan Pengobatannya

Untuk lebih mengenal serangan pada tulang belakang, penting untuk mengetahui gejala-gejala yang ada. Nah, berikut ini beberapa gejala steno spinole yang harus Anda kenali dan waspadai.

  1. Bokong dan tungkai mengalami mati rasa.
  2. Tubuh mengalami atau menjadi tidak seimbang.
  3. Saat berjalan atau berdiri, Anda akan merasakan nyeri punggung bawah, seperti gejala osteoporosis atau pengeroposan tulang.
  4. Sering sakit leher.
  5. Lengan dan kaki sering kali terasa lemah atau tidak diberi energi.

Penyebab penyempitan tulang belakang

Jadi apa yang membuat tulang belakang menyempit dan dapat menekan saraf hingga rusak? Umumnya penyempitan tulang belakang disebabkan oleh faktor penuaan. Penyempitan terjadi di seluruh tulang belakang.

Seiring bertambahnya usia, kekuatan tulang belakang untuk menopang tubuh juga akan semakin berkurang. Begitu pula fungsi organ tubuh lainnya juga menurun sehingga penyakit mudah datang.

Selain karena faktor usia, penyebab penyempitan tulang belakang juga bisa terjadi karena faktor lain, seperti;

  1. Peradangan yang terjadi akibat rheumatoid arthritis dan osteoartritis.
  2. Tulang belakang terluka.
  3. Cacat lahir yang terjadi di tulang belakang.
  4. Terjadinya skoliosis atau tulang belakang melengkung.
  5. Sumsum di tulang belakang menyempit.
  6. Akibat penyakit Paget yang dapat menyebabkan tulang tumbuh tidak normal dan mengalami kerusakan.
  7. Adanya tumor yang menyerang tulang.
  8. Perkembangan tulang terganggu. Ini bisa jadi karena banyak faktor dan menyebabkan tubuh mengalami dwarfisme atau archondroplasia.

Ibarat wajah yang menjadi keriput, banyak orang juga khawatir dengan masalah penyempitan tulang belakang. Terlebih mereka yang telah mencapai usia lanjut terutama 50 tahun ke atas.

Berdasarkan sejumlah penelitian, mayoritas penderita gangguan steno spinole adalah lansia atau lansia yang berusia 50 tahun ke atas. Namun, kondisi ini juga bisa terjadi di usia muda karena berbagai faktor.

Baca juga: Sakit Punggung karena Bersepeda? Begini Cara Mengatasinya!

Selain faktor usia, ada sejumlah faktor lain yang dapat memicu penyingkatan tulang belakang, sebagai berikut.

Faktor Usia

Semakin tua seseorang, semakin rentan terhadap penyempitan sumsum tulang belakang. Gangguan ini biasanya dimulai dengan jaringan tulang yang semakin menebal hingga menonjol. Sehingga space pada tulang belakang akan semakin kecil.

Faktor genetik

Orang yang terlahir dengan tulang belakang dengan ruang kecil cenderung mengalami penyempitan tulang belakang di usia muda.

Metode Tes untuk Memeriksa Penyempitan Tulang Belakang

Sebagai tindakan pencegahan, Anda bisa melakukan pemeriksaan kesehatan secara berkala mengenai kondisi atau gejala gangguan tulang belakang. Apalagi bagi Anda yang memiliki tubuh yang rawan terhadap steno spinol.

Berikut beberapa cara pemeriksaan dan tes khusus untuk mengetahui apakah ada penyempitan tulang belakang atau tidak.

Pemindai tulang

Tes ini akan menjelaskan dengan jelas struktur tulang belakang Anda. Sehingga dapat diketahui apakah tulang punggungnya menyempit atau tidak. Namun sebelumnya Anda akan mendapatkan suntikan zat radioaktif.

Myelogram

Dokter akan melakukan tes ini dengan menyuntikkan cairan berwarna ke tulang belakang. Sehingga tulang belakang bisa terlihat jelas termasuk kemungkinan adanya tumor, tulang taji, dan cakram di dalamnya.

Pencitraan Resonansi Magnetik

Tes MRI ini dapat menampilkan tulang belakang melalui gelombang suara untuk mendeteksi adanya gangguan yang telah terjadi.

Tomografi Aksial Terkomputerisasi

Spinol singkatan juga dapat dideteksi menggunakan CAT. Cara kerjanya dengan menampilkan gambar detail struktur tulang belakang melalui sinar X-ray.

Cara mengatasi penyempitan tulang belakang

Untuk mengatasi kondisi penyempitan tulang belakang, dapat dilakukan secara medis atau dengan pengobatan herbal alami. Ada cara lain yang lebih mudah yaitu dengan melakukan pembedahan.

Baca juga: Sakit Pinggang Kiri, Gejala, Penyebab dan Cara Mengatasinya

Namun operasi tidak dianjurkan dan tidak selalu bisa karena tergantung kondisi yang ada. Cara paling umum untuk merawat tulang belakang yang menyempit adalah sebagai berikut.

  1. Dengan memberikan penyangga pada punggung bawah dengan menggunakan tongkat atau penyangga punggung bawah.
  2. Rajinlah melakukan terapi fisik atau senam yang direkomendasikan dokter Anda.
  3. Membatasi aktivitas tertentu yang membebani tulang belakang agar kondisinya tidak semakin parah.
  4. Mengonsumsi obat pereda nyeri, seperti obat pereda nyeri, obat antikejang, dan antidepresan.

Itulah informasi tentang penyempitan tulang belakang beserta gejala, penyebab dan pengobatannya. Ulasan ini bukan nasihat medis. Karena pengecekan gejala dan pengobatan yang tepat hanya bisa dilakukan oleh dokter dan tenaga medis. (R11 / HR-Online)

Postingan Penyempitan Tulang Belakang, Gejala, Penyebab dan Pengobatannya muncul pertama kali di Harapan Rakyat Online.