Penyebab sering sakit kepala, bisa karena penyakit dan gaya hidup

Penyebab Klakson Mobil Bunyi Terus, Sergera Cabut Sekringnya

Penyebab sering sakit kepala, bisa karena penyakit atau gaya hidup

Penyebab sering sakit kepala tidak selalu karena penyakit tertentu. Apalagi jika Anda mengalami sakit kepala yang berulang atau berkepanjangan, hal ini mungkin disebabkan oleh kebiasaan dan gaya hidup yang salah dan tidak sehat.

Banyak orang yang sering mengalami sakit kepala mendadak. Selain membuat tidak nyaman, kondisi ini juga bisa mengganggu aktivitas sehari-hari. Nyatanya, tidak sedikit yang menambah emosi sehingga mudah marah

Sakit kepala merupakan jenis keluhan yang paling sering terjadi yang dalam istilah medis disebut cephalalgia atau cephalgia. Mengutip Wikipedia, sakit kepala adalah suatu kondisi dimana rasa sakit terjadi di kepala dan di sekitar belakang leher bagian atas.

Sakit kepala bisa menjadi tanda atau gejala suatu penyakit atau kondisi klinis karena sebab tertentu. Penyebab sakit kepala yang sering dapat terjadi akibat perpindahan, penarikan, pembengkakan, atau kejang pembuluh darah.

Baca juga: Sakit Punggung Bawah, Gejala, Penyebab dan Cara Mengatasinya

Timbulnya nyeri atau sakit kepala yang mudah kambuh atau berlebihan tidak selalu merupakan gejala penyakit. Kondisi ini juga bisa menjadi pertanda atau sinyal dari gaya hidup tidak sehat yang Anda jalankan.

Faktor penyebab sering sakit kepala

Sakit kepala merupakan gejala akibat terganggunya fungsi tubuh. Namun, jika sakit kepala berlanjut hingga 15 hari, itu bisa menjadi penyakit, baik ringan maupun kronis.

Sangat penting untuk mengetahui faktor-faktor penyebabnya agar penanganannya tepat sasaran. Nah, berikut berbagai faktor penyebab sering sakit kepala yang wajib Anda ketahui agar lebih mudah diatasi.

Karena Stres

Stres merupakan salah satu faktor pemicu sakit kepala. Entah karena beban pekerjaan atau karena faktor lain. Stres akan merangsang otot kepala dan leher untuk membesar.

Ketegangan ini mendorong sistem kekebalan untuk melepaskan hormon untuk meredakannya. Proses ini menyebabkan nyeri atau nyeri di sekitar kepala.

Kurang tidur

Tidur adalah kebutuhan tubuh untuk memperbaiki sel-sel tubuh mati dan memulihkan kesegaran tubuh. Kurang tidur akan mengganggu kebutuhan tubuh.

Memaksakan kondisi tubuh yang lemas dan mengantuk dengan terus melakukan aktivitas justru akan merugikan tubuh. Efeknya akan terasa sakit di kepala.

Olah Raga Berlebihan

Penyebab sering sakit kepala yang juga sering terjadi adalah karena aktivitas fisik atau olahraga yang berlebihan. Kegiatan olahraga akan memperlancar peredaran darah, terutama ke leher dan kepala.

Namun jika Anda melakukan olahraga secara berlebihan justru akan membuat pembuluh darah Anda membesar. Inilah yang bisa memicu munculnya rasa sakit di kepala.

Makan terlambat

Menunda makan mungkin biasa terjadi. Namun, jika perut sudah terlanjur diberi tanda "keroncongan" itu merupakan sinyal untuk segera mengisinya dengan makanan. Tidak melepaskan hak tubuh bisa berdampak pada tubuh.

Kalau terlambat makan hanya sesekali mungkin tidak terlalu terasa. Namun kebiasaan menunda makan akan menyebabkan tubuh kekurangan energi akibat penurunan gula darah. Kondisi ini akan memicu nyeri di kepala.

Konsumsi Kafein

Kebiasaan minum teh atau kopi yang mengandung kafein juga bisa memicu atau sering menyebabkan sakit kepala. Anda yang tidak terbiasa dengan minuman berkafein umumnya akan langsung merasakan sakit kepala.

Kafein, menurut wikipedia, merupakan senyawa alkaloid xantin yang rasanya pahit. Senyawa ini memiliki fungsi sebagai obat perangsang diuretik dan psikoaktif ringan. Itu sebabnya minuman berkafein jadi bikin ketagihan.

Baca juga: 13 Makanan Penyebab Nyeri Sendi Yang Harus Anda Hindari

Sebab, sakit kepala juga bisa terjadi pada orang yang terbiasa minum kopi kemudian tidak berlanjut atau frekuensi konsumsinya menurun. Perubahan ini akan menyebabkan nyeri atau sakit kepala.

Diet Terlalu Ketat

Upaya menurunkan berat badan dengan sering melakukan diet juga bisa menjadi penyebab seringnya sakit kepala. Hal ini terutama berlaku bila Anda melakukan program dengan sangat ketat atau berlebihan.

Diet dengan mengurangi atau mengatur pola makan akan menyebabkan perubahan asupan yang masuk ke dalam tubuh. Apalagi jika porsi kebutuhan tubuh juga berkurang. Akibatnya tubuh akan kekurangan nutrisi.

Namun timbulnya gejala sakit kepala saat melakukan diet biasanya terjadi karena kesalahan penerapannya. Selain makan terlalu ketat, pola makan yang tidak direncanakan juga bisa memicu sakit kepala.

Perubahan Hormon

Faktor lain yang bisa menyebabkan sering sakit kepala adalah perubahan hormonal dalam tubuh. Layaknya wanita yang akan mengalami haid secara berkala biasanya juga akan merasakan sakit kepala atau sakit kepala.

Namun sakit kepala yang dirasakan biasanya akan semakin berat bila haid datang tidak teratur. Jika mengalami kondisi ini, Anda bisa berkonsultasi terlebih dahulu dengan dokter sebelum mengonsumsi pereda nyeri.

Efek cuaca

Selain karena pola makan, penyebab sering sakit kepala juga bisa berasal dari pengaruh lingkungan. Salah satunya jika cuaca berubah dengan cepat atau karena terlalu panas. Apalagi jika kepala sering terkena sinar matahari langsung.

Selain suhu tinggi, perubahan kelembapan udara di sekitarnya juga memicu sakit kepala. Itu sebabnya salah satu cara untuk mengontrol suhu lingkungan adalah dengan berada di ruangan ber-AC.

Gangguan Pembuluh Darah Otak

Timbulnya nyeri di kepala, terutama yang berulang-ulang, juga bisa menjadi tanda adanya gangguan pada pembuluh darah yang menuju ke otak. Aliran darah yang tidak lancar akan mengganggu suplai darah ke otak.

Kondisi ini biasanya terjadi pada orang yang akan mengalami stroke. Kekurangan oksigen dan nutrisi yang masuk ke otak akan memicu sakit kepala. Jika merasakan gejala tersebut, Anda harus waspada dan segera berkonsultasi ke dokter.

Efek Minum Obat

Konsumsi obat-obatan tertentu terutama pereda nyeri juga bisa menjadi penyebab sering sakit kepala. Sakit kepala ini biasanya terjadi karena minum obat yang berlangsung lama atau terus menerus.

Baca juga: Sakit atau Sakit Tulang Belakang? Mudahkan dengan makanan ini!

Minum obat untuk meredakan nyeri sebaiknya tidak dilakukan sembarangan. Setiap kali tubuh sakit, segera membeli obat dan meminumnya. Untuk mencegahnya semakin parah, sebaiknya konsultasikan ke dokter sebelum mengonsumsi obat.

Faktor Penyakit dan Trauma

Terlepas dari berbagai faktor tersebut, ada sejumlah kondisi lain yang bisa memicu sakit kepala. Misalnya trauma akibat benturan yang terjadi di kepala, akibat usia, hingga infeksi.

Namun untuk faktor penyebab ini, Anda perlu berkonsultasi ke dokter untuk memastikannya. Selain itu, Anda tidak dapat melakukannya sendiri, tetapi Anda harus menanganinya secara medis.

Itulah berbagai faktor penyebab sering sakit kepala yang harus Anda kenali. Akan lebih efektif untuk mencegah atau mengobati sakit kepala berdasarkan faktor penyebabnya. (R11 / HR-Online)

Postingan Penyebab sering sakit kepala, bisa karena penyakit dan gaya hidup muncul pertama kali di Harapan Rakyat Online.