Penyebab Sering Buang Air Kecil dan Cara Mengatasinya

BMW X5 M Hadir dengan Pembaruan dan Mesin yang Semakin Memukau

penyebab serPenyebab Sering Buang Air Kecil dan Cara Mengatasinyaing buang air kecil

Penyebab sering buang air kecil atau kencing bisa karena adanya suatu penyakit maupun faktor lainnya. Kencing atau keluarnya air seni merupakan bagian dari proses organ pencernaan untuk membuang cairan sampah. Untuk cara mengatasi gangguan sering buang air kecil ini tergantung faktor yang mempengaruhinya.

Aktivitas membuang air kecil merupakan hal yang normal dan bagian yang sangat alami dari metabolisme tubuh. Air kencing atau air seni merupakan cairan sampah sisa sistem pencernaan sehingga harus kita buang.

Siklus normal orang membuang air kecil biasanya antara dua hingga 4 kali dalam sehari. Normal dalam pengertian dengan durasi dan frekuensi mengonsumsi makanan dan minuman juga dalam jumlah yang standar.

Begitu juga dengan volume air kencing yang kita buang normalnya berkisar 1 hingga 1,8 liter. Meskipun frekuensi buang air seni meningkat, namun volume yang kita buang bisa lebih banyak atau bahkan lebih sedikit.

Namun frekuensi orang kencing ini bisa bertambah jika kita mengonsumsi minum air putih atau minuman lainnya dalam jumlah yang lebih banyak. Ini merupakan penyebab sering buang air kecil karena faktor kebiasaan.

Begitu juga jika suhu lingkungan berubah menjadi lebih rendah dari biasanya atau kita berada pada daerah yang dingin, tubuh akan lebih banyak mengeluarkan air seni. Kita pun akan sering ke kamar kecil.

Namun sering buang air kencing juga bisa merupakan gejala dari suatu penyakit. Jika Anda tidak minum banyak air dan juga suhu udara sekitar terbilang tinggi dan panas, namun sering kencing, sebaiknya waspadalah.

Penyebab Sering Buang Air Kecil

Frekuensi maupun intensitas buang air kecil bisa berubah dari biasanya karena berbagai faktor. Bisa meningkat dengan volume yang banyak maupun yang sedikit. Begitu juga waktu terjadinya bisa saat tengah malam sedang tidur maupun sewaktu-waktu.

Perubahan ini sebaiknya Anda kenali karena bisa menjadi tanda dari suatu penyakit. Apalagi jika Anda buang air seni lebih sering dari biasanya dengan adanya rasa sakit.

Nah, berikut ini berbagai faktor yang bisa menjadi penyebab sering buang air kecil yang sebaiknya Anda kenali dan waspadai. Mengenal faktor yang mempengaruhinya akan memudahkan Anda dalam cara mengatasi sering buang air kecil dengan cepat.

Suhu Dingin

Buang air kecil biasanya akan meningkat saat kita berada pada daerah yang dingin. Lingkungan dengan suhu rendah akan merangsang tubuh untuk mengeluarkan air kencing lebih sering dari biasanya.

Perubahan ini biasanya masih dalam taraf normal. Hal ini terjadi layaknya kita akan banyak berkeringat saat berada dalam daerah yang panas. Ini merupakan reaksi alami tubuh dalam merespon lingkungannya.

Konsumsi Obat

Faktor lain yang bisa menjadi penyebab sering buang air kecil karena mengonsumsi beberapa jenis obat tertentu. Obat diuretik misalnya akan memberikan dampak kita sering buang air kecil lebih dari biasanya.

Diuretik adalah jenis obat untuk mengatasi tekanan darah tinggi. Cara kerja obat ini dengan membuang cairan tubuh dalam jumlah yang berlebihan. Karena itu wajar jika Anda akan sering pergi ke kamar mandi.

Tekanan Psikologis

Frekuensi maupun volume buang air seni ternyata juga bisa berkaitan dengan faktor psikologis. Adanya tekanan psikis yang menimbulkan kecemasan atau stres bisa memicu orang untuk ke kamar mandi lebih sering dari biasanya.

Dalam banyak kasus, tekanan psikilogis memang membawa efek terhadap gangguan kesehatan. Karena itu untuk menjaga kesehatan tubuh sangat penting untuk mengelola tekanan yang ada agar tidak menjadi stres.

Begitu juga dengan stroke atau penyakit saraf juga bisa menyebabkan penderita akan sering kencing tapi tidak sakit. Terganggunya saraf akan membuat kontrol terhadap fungsi kandung kemih ikut terganggu.

Kandung Kemih Terlalu Aktif

Penyebab sering buang air kecil lainnya juga bisa karena meningkatnya aktivitas kandung kemih. Kandung kemih terlalu aktif atau overactive bladder terjadi karena otot kemih mengalami peningkatan kontraksi.

Kondisi ini akan memicu rangsangan untuk membuang air kencing meskipun urine dalam kemih belum penuh. Peningkatan kontraksi otot kemih bisa terjadi karena berbagai faktor, seperti olahraga atau faktor lainnya.

Infeksi Kandung Kemih

Gangguan berupa peningkatan frekuensi buang air seni juga bisa terjadi akibat adanya gangguan pada kandung kemih. Seperti infeksi saluran kencing yang akan menyebabkan penderita merasa ingin kencing meskipun mungkin sedikit keluarnya.

Jika perubahan ini terjadi dengan munculnya gejala demam maupun kondisi perut sebelah bawah terasa tidak nyaman sebaiknya segera periksakan ke dokter. Sebab mungkin saja Anda mengalami gangguan pada kandung kemih.

Gangguan Prostat

Terganggunya organ prostat juga bisa menjadi penyebab sering buang air kecil. Peradangan atau pembesaran prostat akan menyebabkan uretra tertekan. Kondisi ini juga bisa menyebabkan terjadinya iritasi.

Gangguan ini akan menyebabkan otot kandung kemih sering mengalami kontraksi. Akibatnya, Anda akan sering merasa perlu untuk ke kamar mandi meskipun air kencing yang keluar mungkin hanya sedikit.

Kehamilan

Kondisi kehamilan ternyata juga bisa menjadi penyebab sering buang air kecil. Pada periode trimester awal masa hamil, pertumbuhan uterus akan menyebabkan kandung kemih tertekan.

Kondisi inilah yang akan merangsang ibu hamil untuk ke kamar mandi lebih sering dari biasanya. Namun jika ibu hamil sering buang air kencing dengan adanya rasa nyeri atau sakit sebaiknya segera periksakan ke dokter.

Penyakit Kanker

Sejumlah jenis kanker ternyata juga bisa menyebabkan terjadinya sering buang air seni. Sebut saja penyakit kanker prostat dan kanker rahim. Bahkan air kencing yang keluar hanya sedikit atau bahkan beberapa tetes saja.

Selain itu umumnya saat buang air kencing juga akan timbul rasa sakit atau nyeri. Terkadang bahkan dengan keluar darah. Jika Anda mengalami gejala semacam ini harus segera memeriksakannya ke dokter.

Gangguan Ginjal

Kandung kemih juga berkaitan dengan organ ginjal. Gangguan pada ginjal bisa menjadi penyebab sering buang air kecil. Infeksi ginjal akan menyebabkan fungsi kemih menjadi tidak normal. Bahkan tak jarang kencing dengan rasa sakit.

Begitu juga dengan penyakit batu ginjal juga akan menyebabkan penderitanya sering kencing tapi tidak sakit. Bahkan orang yang menderita penyakit ini juga akan merasakan sakit saat buang air kencing.

Gejala lain yang umumnya timbul pada gangguan ini antara anyang-anyangan atau keinginan buang air kencing tapi tidak keluar atau sedikit keluarnya. Kedua penyakit ini termasuk berbahaya sehingga Anda harus segera ke dokter.

Diabetes

Penyakit lainnya yang terjadi dengan gejala sering buang air kencing adalah diabetes melitus. Penyakit kencing manis ini akan membuat air kencing mengandung glukosa. Akibatnya, akan banyak semut yang mendatangi bekas air kencingnya.

Selain akan merasa ingin sering pergi ke kamar mandi, penderita kencing manis umumnya akan merasakan rasa sakit saat buang urine. Jika Anda mengalami kondisi ini sebaiknya segera berkonsultasi dengan dokter pribadi Anda.

Divertikulitis

Penyebab sering buang air kecil lainnya juga bisa karena penyakit divertikulitis. Gangguan ini terjadi berupa adanya peradangan pada bagian dinding usus besar. Kondisi ini juga akan memicu terganggunya fungsi kandung kemih.

Penderita penyakit ini biasanya berupa gejala munculnya rasa aki pada perut kiri bawah. Jika Anda merasakan atau mengalami kondisi semacam ini, sebaiknya juga segera memeriksakan diri ke dokter untuk memastikannya.

Cara Mengatasi Sering Buang Air Kecil Tapi Sedikit

Setelah mengetahui berbagai faktor tersebut, lantas bagaimana cara mengatasi sering buang air kecil tapi sedikit? Tentunya Anda perlu segera memeriksakan ke dokter untuk memastikan dan mendapat penanganan yang tepat.

Untuk melakukan diagnosis, biasanya dokter akan menanyakan kebiasaan Anda dalam mengonsumsi air. Dokter juga akan meminta Anda menyerahkan sampel urine untuk memastikan faktor penyebab sering buang air kecil.

Namun jika bukan karena faktor penyakit yang berbahaya, ada baiknya Anda juga mengubah pola makan dengan memperhatikan asupannya. Antara lain mengurangi atau hindari minuman beralkohol ataupun yang berkafein.

Begitu juga beberapa makanan pedas, bahan pemanis buatan, atau coklat perlu Anda jauhi. Sebaliknya, Anda perlu meningkatkan asupan makanan yang kaya serat. Makanan ini berguna untuk meredakan gangguan kandung kemih.

Demikianlah berbagai faktor yang bisa menjadi penyebab sering buang air kecil. Mengenal faktor yang menyebabkan gangguan ini penting agar cara mengatasi atau mengobatinya juga akan lebih efektif. (R11/HR-Online)

Editor: Subagja Hamara

The post Penyebab Sering Buang Air Kecil dan Cara Mengatasinya appeared first on Harapan Rakyat Online.