Penyebab Sakit Kepala Samping dan Perbedaannya dengan Migrain

Fungsi Rotasi Ban Mobil, Agar Keempat Roda Aus Secara Merata

penyebab sakit kepala berikutnya

Penyebab sakit kepala memang tidak mudah kita kenali. Apalagi nyeri ini berbeda dengan sakit kepala biasa. Beberapa orang bahkan menyamakan gangguan ini dengan migrain, padahal berbagai jenis penyakit tersebut berbeda.

Sakit kepala adalah salah satu jenis gangguan yang paling umum. Ada orang yang mengalaminya pada tingkat yang rendah, tetapi ada pula yang mengalaminya dengan parah. Kondisi ini juga sering datang dan pergi dengan frekuensi yang berbeda-beda.

Baca juga: Gejala dan Tanda Sinusitis serta Penyebab dan Pengobatannya

Ternyata sakit kepala itu banyak jenisnya. Selain yang biasa, ada juga sakit kepala sebelah kanan, kiri, vertigo, cluster, dan migrain. Nyeri di bagian kepala, banyak orang menganggapnya sebagai migrain.

Sakit kepala sebenarnya berbeda dengan migrain. Meski kedua kelainan ini menyerang dan menimbulkan rasa sakit di bagian kepala, keduanya berbeda.

Faktor penyebab sakit kepala sebelah

Sakit kepala kiri umumnya merupakan jenis sakit kepala. Selain sering datang secara tiba-tiba, rasa sakit yang timbul akibat kelainan ini lebih perih dan sangat mengganggu.

Penyakit yang menyerang kepala sisi kiri atau kanan ini juga sering datang berulang kali, walaupun sangat mengganggu dan berbahaya, tidak sedikit orang yang menyepelekannya. Karena tidak mudah menemukan faktor penyebabnya.

Gangguan ini bisa menyerang siapa saja, termasuk anak-anak. Nah, berikut ini beberapa penyebab sakit kepala yang harus Anda ketahui agar bisa segera mencari pertolongan untuk penanganannya.

Radang dlm selaput lendir

Sinusitis juga dapat menyebabkan sakit kepala sisi kiri. Sinusitis terjadi karena peradangan pada sinus. Kondisi ini akan menyebabkan sakit kepala dan gejala lainnya.

Sinus adalah bagian dari saluran pernapasan, yang merupakan ujung hidung di dalam rongga tengkorak. Radang pada sinus bisa terjadi karena infeksi bakteri atau alergi tertentu.

Baca juga: Bahaya tidur dengan headset, bisa menyebabkan kematian!

Sakit Kepala Cluster

Sakit kepala cluster adalah jenis gangguan yang bisa menjadi penyebab sakit kepala satu sisi. Penyakit ini umumnya terjadi akibat merokok, penggunaan narkoba, paparan sinar matahari dalam waktu lama, atau karena cuaca panas.

Penyakit ini biasanya juga muncul dengan sejumlah gejala, seperti nyeri pada mata atau hidung tersumbat. Selain faktor keturunan, kelainan ini biasanya hilang dengan sendirinya.

Migrain

Migrain juga bisa menjadi penyebab sakit kepala. Penyakit ini tidak hanya menyerang kepala bagian kiri saja, tetapi tidak jarang juga menyerang bagian kanan. Sakit ini seperti rasa sakit yang menusuk dan berdenyut.

Sakit migrain, dikutip dari Wikipedia, merupakan kelainan kronis yang biasanya dikaitkan dengan sistem saraf otonom. Gejala migrain termasuk kepala berdenyut-denyut dan kepekaan terhadap cahaya (fotofobia) dan suara (fonofobia).

Nyeri pada migrain umumnya terjadi di daerah pelipis, leher kaku, belakang mata, wajah, dan sekitar rahang. Gangguan ini biasanya sembuh setelah beberapa hari.

Ini berbeda dengan sihir kepala satu sisi yang bisa bertahan lebih dari seminggu. Oleh karena itu, salah satu cara untuk meredakan penyakit migrain adalah dengan tidur di ruangan yang gelap dan sunyi.

Faktor Ketegangan

Salah satu penyebab sakit kepala lainnya adalah sakit kepala karena tegang. Entah karena stres kerja yang menumpuk, sering makan larut, kurang tidur atau waktu istirahat, maupun ketegangan otot.

Gejala sakit kepala jenis ini antara lain nyeri seperti tekanan di salah satu sisi kepala, terutama di sebelah kiri. Kondisi ini biasanya dengan munculnya rasa nyeri atau nyeri di bagian leher dan bahu.

Jika Anda mengalami sakit kepala semacam ini cobalah meredakannya dengan memberikan apa yang dibutuhkan tubuh Anda. Seperti istirahat yang cukup, makan makanan yang tepat waktu dan bergizi, serta mengelola stres.

Haid

Faktor lain yang bisa menyebabkan sakit kepala adalah menstruasi. Siklus bulanan yang secara rutin dialami para wanita ini biasanya muncul dengan sejumlah gejala lain, seperti mual, diare, lemas, dan sakit kepala.

Menstruasi merupakan proses alami sistem reproduksi tubuh dalam membersihkan darah kotor melalui pelepasan dinding sel rahim. Dalam proses alami ini terjadi dengan timbulnya sakit kepala satu sisi yang cukup mengganggu.

Tumor otak

Sakit kepala juga bisa terjadi sebagai gejala penyakit berbahaya. Seperti tumor otak yang akan menekan sel saraf. Selain merusak jaringan sel saraf, penyakit ini juga akan menyebabkan sakit kepala.

Jika tumor otak menjadi penyebab sakit kepala di satu sisi, rasa sakit yang timbul tidak akan cepat sembuh. Nyatanya rasa sakit ini akan berlangsung lama dan sangat menyakitkan.

Namun untuk memastikan apakah sakit kepala yang dirasakan akibat tumor tersebut membutuhkan pemeriksaan medis. Anda bahkan mungkin harus menjalani pemindaian otak untuk memastikan adanya tumor.

Faktor Penyakit

Tak jarang sakit kepala muncul karena aktivitas yang kita lakukan. Namun, bukan aktivitasnya yang menyebabkan sakit kepala, melainkan karena penyakit yang sudah bersarang di tubuh.

Beberapa penderita penyakit jantung koroner, tekanan darah tinggi, sakit gigi akan mengalami efek di kepala saat beraktivitas fisik. Oleh karena itu, sebaiknya batasi gerakan fisik saat menderita penyakit tersebut.

Stroke

Stroke juga bisa menjadi penyebab sakit kepala. Penyakit yang umumnya terjadi pada lansia ini terjadi akibat adanya pembekuan darah yang menghalangi aliran darah ke otak.

Pada stroke ringan, gejala sakit kepala biasanya akan muncul. Ini karena kebutuhan otak akan oksigen dan nutrisi terhambat. Otak kekurangan oksigen menyebabkan sakit kepala.

Faktor Makanan

Makanan yang kita konsumsi juga bisa memicu sakit kepala sepihak. Seperti makan es krim secara berlebihan atau minum terlalu banyak air es. Makan terlalu banyak cokelat atau keju matang seperti cheedar juga bisa memicu sakit kepala.

Begitu juga dengan kebiasaan makan makanan yang tidak sehat juga bisa menumpuk yang memicu sakit kepala sepihak. Seperti makanan acar dan fermentasi, alkohol, dan minuman berkafein tinggi.

Cara Mengatasi Sakit Kepala Berikutnya

Mengetahui berbagai faktor penyebab sakit kepala berguna untuk menghilangkan dan menyembuhkannya. Ada beberapa cara yang bisa Anda coba untuk meredakan dan mengatasinya.

Antara lain, jika penyebabnya karena penyakit, sebaiknya Anda membatasi gerak atau aktivitas fisik. Anda perlu membatasi aktivitas yang bisa memicu sakit kepala.

Begitu juga dengan kebiasaan buruk yang juga bisa menyebabkan sakit kepala di satu sisi harus Anda tinggalkan. Seperti merokok, minuman beralkohol, hingga kebiasaan makan coklat atau minum air es secara berlebihan.

Timbulnya sakit kepala satu sisi juga bisa disebabkan oleh kurangnya oksigen dan asupan nutrisi untuk otak. Untuk mengatasinya, Anda perlu banyak minum air dan makan makanan bergizi. Jangan lupa menghirup udara pagi.

Dengan menghindari berbagai faktor penyebab sakit kepala, setidaknya Anda bisa meredakan deru rasa sakit yang Anda derita. Namun, jika kondisinya tidak segera membaik, konsultasikan ke dokter untuk pengobatan yang lebih efektif. (R11 / HR-Online)

Postingan Penyebab Sakit Kepala di Sebelah dan Perbedaannya dengan Migrain muncul pertama kali di Harapan Rakyat Online.