Penyebab Anak Sulit Makan dan Cara Mengatasinya

KTM 390 Adventure

Penyebab Anak Sulit Makan dan Cara Mengatasinya

Sebenarnya apa yang menyebabkan anak sulit makan? Anak-anak yang merasa sangat sulit makan menjadi masalah bagi orang tua. Namun, ada cara untuk mengatasi anak kesulitan makan. Bagaimana caranya? Simak ulasannya berikut ini.

Makanan merupakan kebutuhan dasar orang-orang dari segala usia. Tidak ada yang tidak perlu makan. Setiap orang harus makan untuk pertumbuhan dan untuk menunjang aktivitas sehari-hari.

Di usia enam bulan, selain mengonsumsi ASI, seorang anak perlu mulai mendapatkan makanan pendamping yang bergizi. Baik kandungan protein, karbohidrat, vitamin, lemak, hingga serat.

Biasanya anak yang berusia kurang dari satu tahun cukup lapar untuk makan apapun yang mereka makan. Namun setelah mulai berkembang dan pandai berjalan atau berlari, biasanya anak mulai rewel dan sering menolak makan.

Tidak mudah memprediksi apa yang menyebabkan seorang anak sulit makan. Pasalnya, anak yang kesulitan makan lebih senang dengan makanan ringan. Terutama jajanan warna-warni dengan rasa manis.

Baca juga: Makanan Peningkat Nafsu Makan Ini Perlu Dicoba Agar Kembali Hati

Mungkin anak Anda juga mengalami masalah ini. Kalaupun ingin makan, anak-anak kerap memilih menu makanan tertentu, seperti ayam goreng atau mie instan. Kasus seperti ini biasanya terjadi pada anak usia 2-6 tahun.

Faktor yang menyebabkan anak sulit makan

Para orang tua sangat khawatir dengan anaknya jika tidak makan. Bisa jadi karena mereka takut anaknya tidak tumbuh normal atau karena takut anaknya kekurangan nutrisi untuk menopang tubuhnya.

Orang Tua & # 39; kecemasan juga mengkhawatirkan apakah anak mereka akan sakit karena tidak makan atau menjadi lesu dan lemah. Oleh karena itu, banyak orang tua yang terus berupaya membujuk anaknya untuk makan dengan berbagai cara.

Untuk mengetahui dan mengenali penyebab anak sulit makan, hal itu terkait dengan faktor lain. Berikut beberapa penyebab anak sulit makan yang harus diketahui orang tua.

Stres Anak

Stres dapat terjadi pada semua orang tanpa memandang status, jenis kelamin dan batasan usia. Seperti anak-anak yang bisa mengalami stres yang membuat nafsu makannya menurun drastis.

Banyak faktor yang bisa memicu stres pada anak. Antara lain seperti kehilangan mainan atau karena kematian hewan peliharaan. Tekanan dari perlakuan orang tua yang terlalu keras juga bisa membuat anak stres.

Anak Tertekan

Depresi adalah tingkat stres yang lebih tinggi. Kondisi ini merupakan stres berlebih yang dapat mengganggu jiwa seseorang. Selain berdampak buruk bagi jiwa anak, kondisi ini juga bisa membuat anak kehilangan nafsu makan.

Jarak Waktu Makan Terlalu Dekat

Faktor lain yang menyebabkan anak sulit makan adalah waktu makan yang terlalu dekat. Untuk mengatasinya perlu menentukan jadwal makan anak dalam tempo standar.

Baca juga: Alergi Kulit pada Bayi dan Anak serta Cara Alami Mengatasinya

Misalnya untuk sarapan pada jam-jam tertentu. Begitu juga dengan makan siang dan makan malam atau makan malam. Dengan jeda waktu yang sedikit renggang sekitar empat jam akan membuat anak merasa lapar saat waktunya makan.

Kebiasaan ngemil

Mengonsumsi camilan atau ngemil sebelum makan juga dapat menurunkan nafsu makan dan menyebabkan anak sulit makan. Karena itu, pastikan untuk tidak memberikan camilan sebelum makan utama. Hal ini agar nafsu makan anak tetap terjaga.

Menu Makanan Tidak Sesuai Selera

Setiap orang punya makanan favorit. Begitu pula anak-anak. Anak yang kesulitan makan bisa juga menjadi penyebab menu samping nasi tidak sesuai selera. Biasanya anak-anak menolak makan menu tertentu atau tidak menyukainya.

Anak-anak suka makan dengan sosis, suwir, ayam goreng, dan makanan favorit anak-anak lainnya. Namun, jika anak hanya ingin makan makanan kesukaannya, itu tidak baik. Karena tidak memberikan variasi nutrisi yang penting untuk pertumbuhannya.

Tidak Berfokus pada Makan

Faktor lain yang menyebabkan anak sulit makan juga bisa karena gangguan lingkungan. Seperti makan sambil menonton televisi, sambil bermain, atau menonton video YouTube yang membuat anak tidak fokus makan.

Pilihan Menu Terlalu Banyak

Terlalu banyak pilihan menu tidak selalu bagus. Bahkan bisa merusak nafsu makan anak. Anak menjadi bingung memilih makanan dan menolak makan.

Baca juga: Penyebab Penyakit Autoimun, Jenis dan Gejala yang Harus Diperhatikan

Untuk mengatasinya, Anda bisa mempersempit pilihan menu makanan. Salah satunya dengan fokus pada nasi putih dan lauk pauk tertentu atau makanan favorit anak dengan kandungan gizi yang cukup.

Masalah kesehatan

Serangan penyakit juga bisa menyebabkan anak sulit makan. Saat orang sakit, nafsu makannya akan menurun drastis. Ini juga dapat terjadi pada anak-anak yang sakit dan setelah sembuh dari sakit.

Alergi makanan

Bisa juga membuat anak sulit makan karena alergi terhadap jenis makanan tertentu. Anak-anak tahu alergi terhadap makanan tertentu jadi hindari dan tolak makan.

Sebagai orang tua, mereka harus jeli melihat jenis makanan yang membuat anaknya alergi. Ada banyak makanan yang bisa membuat anak alergi. Karenanya, orang tua perlu bertanya mengapa anaknya tidak mau makan.

Anak-anak Tidak Suka Tekstur Tertentu

Ada banyak alasan yang membuat anak sulit makan. Selain karena menunya tidak sesuai dengan selera, kemungkinan besar anak tidak suka tekstur makanannya. Seperti nasi yang agak keras atau malah terlalu lembek.

Bagaimana mengatasi kesulitan makan anak

Tidak setiap anak mengalami kesulitan makan. Tak sedikit orang tua yang tidak pernah mengalami kesulitan dengan nafsu makan anaknya. Sebagai orang tua yang sangat menyayangi anaknya, tentunya perlu mencari tahu penyebabnya.

Selain mencari faktor penyebab anak sulit makan, orang tua juga bisa melakukan berbagai cara untuk menghadapi anaknya yang tidak mau makan. Misalnya dengan menyediakan makanan sehat, enak dan bergizi serta makanan kesukaan.

Anda juga bisa memberikan vitamin penambah nafsu makan. Tapi ada baiknya pake jamu atau ramuan alami untuk menambah nafsu makan anak. Hindari terlalu sering menggunakan vitamin berbahan kimia.

Baca juga: Manfaat Makan Keju, Mencegah Diabetes untuk Memperkuat Tulang

Cara lain yang bisa dilakukan orang tua adalah merayu anak agar makan sambil bermain. Para orang tua dipaksa bermain dengan anak-anak mereka sambil memberi makan mereka. Cara ini biasanya berhasil membujuk anak untuk makan.

Jika penyebab anak susah makan karena tidak fokus, Anda bisa mengantisipasinya dengan menjauhkan anak dari gangguan eksternal. Agar anak bisa fokus makan dengan rakus.

Namun tak jarang pemberian vitamin atau cara ini tidak berhasil. Anak-anak tetap tidak mau makan yang bikin orang tua pusing atau khawatir.

Toh, sebagai orang tua, tentunya pantang menyerah. Mengidentifikasi dan mengetahui berbagai faktor yang menghambat anak untuk makan akan membantu orang tua mengatasi masalah asupan makanan anaknya.

Seperti ulasan sebelumnya, ternyata banyak faktor yang menyebabkan anak sulit makan. Baik karena faktor internal seperti kondisi kesehatan anak maupun faktor lingkungan eksternal. Yang penting, orang tua jangan memaksa anaknya makan terlalu banyak. (R11 / HR-Online)

Postingan Penyebab Kesulitan Makan Anak dan Cara Mengatasinya muncul pertama kali di Harapan Rakyat Online.