Pengembangan Vaksin Covid-19 yang Efektif Menggunakan Virus RNA Telah Diuji

Yamaha Cygnus Gryphus Skutik 125 cc yang Tampangnya Mirip X-Max

Pengembangan Vaksin Covid-19 yang Efektif Menggunakan Virus RNA Telah Diuji

Pengembangan vaksin Covid-19 yang efektif telah dilakukan oleh beberapa ilmuwan saat ini. Di tengah pandemi virus yang masih menyerang tanpa henti, membuat para ilmuwan semakin bekerja keras dalam menemukan vaksin yang dapat menghentikan penyebaran virus ini secara efektif.

Ini karena tuntutan semua lapisan masyarakat yang tidak peduli harus berbuat apa lagi, yang terpenting adalah mendapatkan cara yang ampuh dan efektif untuk membunuh virus ini.

Pengembangan Vaksin EEfektivitas Covid-19

Seperti dilansir Scitech Daily, Berita Teknik Kimia Anda menyinggung tentang pengembangan vaksin yang efektif. Ini adalah majalah berita mingguan yang berasal dari Amerika Serikat yang telah berhasil mewawancarai para ilmuwan.

Pada pertengahan bulan ini, Juli 2020, WHO (Organisasi Kesehatan Dunia) melaporkan bahwa ada lebih dari 160 program vaksin yang telah dilaksanakan dan terus berlanjut hingga saat ini.

"Upaya ini belum pernah dilakukan sebelumnya dalam mencapai tujuan bersama," kata rekan penulis Associate Aditor, Ryan Cross.

Sebelumnya, Ryan juga mengatakan dalam briefing media WHO, bahwa sampai sekarang pengembangan vaksin masih dilakukan dan telah menunjukkan perkembangan yang sangat baik.

Sudah ada 23 kandidat vaksin yang saat ini sedang menjalani pengembangan klinis. Di mana ini berkaitan dengan upaya untuk mengembangkan vaksin yang efektif Covid-19.

Kemudian, dia juga mengatakan jika dia benar-benar menghargai vaksin yang sedang dikembangkan oleh Oxford University dan AstraZeneca.

Hingga saat ini, pengembangan vaksin Covid-19 yang efektif telah diuji pada seribu sukarelawan yang kisaran usianya 18 hingga 55 tahun. Dari uji coba ini ditemukan bahwa tidak ada efek samping yang serius.

"Ini adalah berita baik. Secara efektif, tim kami memiliki 23 kandidat vaksin dan 23 pengembangan klinis," kata Ryan.

Baca Juga: Uji Vaksin Ad5 Fase-19 Ad5 Terkendali Secara Acak dan Aman di Cina

Vaksin Terbaru

Meskipun sudah ada vaksin tradisional yang berhasil melemahkan atau membunuh virus, sekarang banyak vaksin modern sedang digunakan. Vaksin baru ini menggunakan bagian dari virus untuk melemahkan kekebalan tubuh dari virus dalam tubuh manusia.

Untuk SARS-CoV-2, virus yang menyebabkan Covid-19, bagian dari virus yang diambil adalah Spike Protein. Protein menggunakan virus dalam cara menempelkan diri ke sel-sel tubuh manusia. Metode ini juga memiliki masalah, yang membutuhkan waktu yang cukup lama.

Sementara pendekatan tradisional menimbulkan potensi berbahaya, karena perusahaan akan menumbuhkan lebih banyak virus. Dengan demikian, dengan ini para ilmuwan memilih untuk menggunakan pengembangan vaksin Covid-19 yang efektif yang memiliki dasar eksperimen.

Penelitian tersebut menempatkan kode genetik Spike Protein yang merupakan virus berbahaya yang dapat bertindak untuk membunuh. Kemudian, para ilmuwan juga memiliki pilihan untuk menggunakan RNA atau DNA dari virus untuk memberikan informasi genetik ke sel-sel tubuh manusia.

Dengan demikian, sel-sel tubuh manusia akan menggunakan instruksi dasar ini untuk membuat protein Spike. Maka itu akan memicu respons dari sistem kekebalan tubuh. Dalam proses cepat merancang dan membuat jenis vaksin melalui teknologi ini, tidak banyak yang terbukti.

Mereka masih harus kembali untuk melihat jenis vaksin mana yang lebih efektif dalam membunuh virus. Selain itu, ada juga banyak modifikasi berbeda bagi para ilmuwan untuk dibuat dalam membuat Protein Spikes. Ini dapat mengakibatkan perubahan tentang sistem kekebalan tubuh manusia sebagai respons terhadap virus.

Pengembangan Vaksin

Pengembangan vaksin Covid-19 yang efektif lebih fokus pada kemampuan kandidat vaksin untuk menghasilkan antibodi penawar. Dengan demikian, itu akan mencegah virus memasuki sel manusia. Namun, pengembangan vaksin ini juga menghadapi tantangan.

Misalnya, metode dalam mengukur respons terhadap antibodi di laboratorium tidak ideal. Selain itu, tidak ada kejelasan tentang seberapa besar jumlah netralisasi yang relatif baik.

Lalu juga soal daya tahan efek ini dalam periode yang belum diketahui dengan jelas. Karena antibodi orang tersebut tidak cukup tinggi, ia hanya akan menghasilkan tingkat kekebalan parsial. Kekebalan parsial dapat mencegah gejala parah, tetapi masih dapat menginfeksi orang lain.

Sementara itu, vaksin yang berfungsi mungkin tidak sama dengan hasil yang diterima oleh orang yang berbeda. Dengan demikian, para ahli memperingatkan bahwa bergerak cepat dengan vaksin yang tidak aman hanya akan menggoyang kepercayaan publik.

Hingga akhirnya, pengembangan vaksin Covid-19 yang efektif harus dilakukan bersama dan tidak dilakukan oleh perusahaan tertentu saja. Bahkan, para ahli juga mengatakan jika ada beberapa vaksin yang akan dibutuhkan nanti. (R10 / HR Online)

Posting Pengembangan Vaksin Efektif Covid-19 Menggunakan Virus RNA Telah Diuji muncul pertama kali di Harapan Rakyat Online.