Minum Susu Hanya untuk Sarapan, Apakah Kebiasaan Ini Sehat?

<pre><pre>Minum Susu Hanya untuk Sarapan, Apakah Kebiasaan Ini Sehat?

Di pagi hari, banyak orang memilih minum susu untuk sarapan. Ini dilakukan karena susu sangat praktis, mudah, dan cepat disiapkan. Hanya dengan minum susu, seseorang sudah merasa cukup kenyang, sehingga mereka siap melakukan aktivitasnya. Namun, apakah kebiasaan ini sehat? Penjelasan berikut.

Kandungan nutrisi dalam susu

Sebelum membahas lebih lanjut minum susu untuk sarapan, sebenarnya sehat atau tidak, sebaiknya kenali dulu kandungan gizi dalam susu. Data komposisi makanan Indonesia yang dirilis oleh Departemen Kesehatan merilis susu yang mengandung protein dan berbagai vitamin dan mineral. Berikut ini adalah konten dalam 100 gram susu sapi segar.

  • Kalori: 61 kal
  • Protein: 3,2 gr
  • Lemak: 3,5 gr
  • Kabohhid: 4,3 gr
  • Kalsium: 143 mg
  • Fosfor: 60 mg
  • Zat besi: 1,7 mg
  • Sodium: 36 mg
  • Kalium: 149 mg
  • Tembaga: 0,02 mg
  • Seng: 0,3 mg
  • Vitamin A: 39 mcg
  • Beta-Karoten: 12 mcg
  • Vitamin B1: 0,03 mg
  • Vitamin B2: 0,18 mg
  • Vitamin C: 1 mg

Kalsium dalam susu baik untuk kesehatan tulang manusia, sementara kalium baik untuk menjaga tekanan darah normal. Kandungan rendah kalori dan protein tinggi membuat minuman ini baik untuk mereka yang sedang diet.

Apakah sarapan sehat hanya dengan susu?

Menurut Dr. Dhanvantri Tyagi dari India mengatakan minum susu untuk sarapan pagi tidak baik, karena terlalu berat untuk dicerna. Dia menyarankan untuk mengonsumsi susu pada malam hari sebelum tidur.

Menurutnya, susu bekerja seperti obat penenang. Kandungan serotonin di dalamnya menenangkan dan membuat orang mudah tertidur. Penyerapan kalsium juga terjadi pada malam hari ketika tubuh tidak melakukan aktivitas apa pun.

Di sisi lain, Claire St. John, ahli gizi dari Amerika Serikat, mengatakan karena kandungan nutrisinya yang tinggi, minum susu saat sarapan dapat membantu memenuhi kebutuhan nutrisi harian. Sebuah penelitian menunjukkan, seseorang yang minum susu bersama sereal di pagi hari mendapatkan nutrisi yang dibutuhkan tubuhnya dibandingkan dengan mereka yang tidak makan susu dan sereal.

Namun, Claire juga mengingatkan pentingnya makan makanan lain saat sarapan, seperti pai, havermut dengan pisang dan kenari, atau nasi hangat.

Meski cukup mengenyangkan, minum susu saja untuk sarapan bisa membuat seseorang cepat lapar. Karena itu, lebih baik mengonsumsi makanan dengan kandungan gizi seimbang saat sarapan untuk memenuhi kebutuhan gizi agar tubuh lebih lengkap.

Kapan waktu terbaik untuk minum susu?

Pada dasarnya, waktu terbaik untuk minum susu tergantung pada apa tujuan Anda dalam minum susu. Seperti dikatakan Dr. Dhanvantri Tyagi, jika untuk membantu cepat tertidur, susu yang baik dikonsumsi pada malam hari sebelum tidur. Tidak minum susu saat sarapan.

Sedangkan untuk seseorang yang sedang menurunkan berat badan dan melakukan penambahan otot, jangan minum susu saat sarapan, tetapi bisa dilakukan setelah berolahraga.

Karena minuman yang kaya protein seperti susu, dapat meningkatkan metabolisme dan meningkatkan rasa kenyang setelah makan. Dengan demikian, seseorang tidak akan makan banyak makanan yang secara otomatis mengurangi masuknya kalori ke dalam tubuh.

Selain itu, minum susu setelah berolahraga dapat mendukung pertumbuhan otot dan meningkatkan komposisi tubuh. Namun perlu diingat, jika terlalu banyak minum susu dapat menyebabkan kenaikan berat badan.

Selain itu, susu juga diklaim baik untuk sistem pencernaan. Namun, tidak ada jadwal waktu yang tepat, apakah saat sarapan atau waktu lain, untuk minum susu bagi mereka yang ingin meningkatkan kesehatan sistem pencernaan.

Pos Minum Susu Hanya untuk Sarapan, Apakah Kebiasaan Ini Sehat? muncul pertama kali di Hello Sehat.