Kontrol Protokol Kesehatan di Kantor Setelah Menjadi Cluster Covid-19 Baru

Mobil Tidak Bisa Distarter Bukan Hanya Karena Kondisi Aki Bermasalah

Protokol Kesehatan di Kantor

Penerapan protokol kesehatan yang lebih ketat di kantor saat ini menjadi perhatian serius menyusul kegiatan perkantoran menjadi cluster baru Covid-19. Kontrol atas protokol kesehatan perlu ditingkatkan.

Pentingnya memperhatikan protokol kesehatan dalam kegiatan di perkantoran disampaikan oleh ahli epidemiologi dari Universitas Gadjah Mada (UGM) Yogyakarta, Bayu Satria Wiratama MPH. Bahkan, dia menilai tidak ada pilihan lain selain memperketat pengawasan.

Pemulangan kegiatan kantor setelah pelaksanaan normal baru masih memberikan kondisi yang belum sepenuhnya aman. Bahkan perkantoran pun menjadi salah satu cluster baru kasus infeksi Covid-19.

Baca juga: WHO Ingatkan Pandemi Virus Corona Akan Berlangsung Lama

Munculnya klaster baru di kawasan perkantoran ini menimbulkan kekhawatiran sejumlah kepala daerah. Selain menutup beberapa area perkantoran, implementasi protokol kesehatan di perkantoran juga ditingkatkan.

“Risiko penularan virus Corona di tempat kerja cukup tinggi. Apalagi kantor atau tempat kerja ditutup dengan interaksi banyak orang di dalamnya,” kata Bayu Satria seperti dikutip dari situs UGM.

Jumlah kasus pegawai kantoran dan pegawai bahkan dilaporkan terus meningkat. Selain perkantoran, beberapa cluster baru yang muncul belakangan ini adalah restoran dan mall.

Mengontrol Protokol Kesehatan di Kantor

Menurut Bayu, protokol kesehatan di kantor sangat penting karena tingginya risiko penularan virus Corona di wilayah perkantoran. Khusus untuk kantor tertutup dan dengan menggunakan pendingin atau AC.

Ruangan ber-AC tersebut, menurutnya akan menyebabkan tetesan yang keluar dari penderitanya bergerak dan menyebar ke seluruh ruangan. Suasana ruangan seperti ini akan meningkatkan risiko penularan virus.

Risiko ini akan meningkat jika banyak orang yang beraktivitas di ruang kantor. Karenanya, wajar bila jumlah kasus infeksi Covid-19 yang dilaporkan di kantor terus meningkat.

Baca juga: Inovasi Vaksin HexaPro Covid-19 Berada Dalam Fase Uji Klinis Manusia

Mengenai aktivitas di era baru normal saat ini, Bayu menyatakan pentingnya dibarengi dengan penerapan protokol kesehatan yang ketat di kantor. Setiap institusi juga perlu melakukan penilaian terhadap tingkat risiko penularan Corona.

“Last but not least, perkantoran juga harus melakukan penyesuaian dengan kondisi kerja di ruang kantor. Ini sangat penting karena bisa mencegah penyebaran virus Corona,” ucapnya.

Menurut pakar kesehatan masyarakat ini, lembaga harus memperbaiki lingkungan kantornya sebelum digunakan di era baru normal. Diantaranya mengatur sirkulasi udara yang baik.

Begitu pula posisi tempat duduk karyawan harus diatur dengan jarak minimal 1 hingga 1,5 meter. Jam kerja juga perlu disesuaikan seperti menerapkan sistem shift guna mengurangi rasio jumlah orang yang bekerja di suatu ruang kantor.

“Penyesuaian sangat penting. Hal ini agar intensitas pegawai di ruangan tertutup bisa dikurangi. Banyak cara yang bisa dilakukan untuk protokol kesehatan di kantor, termasuk dengan mengatur pembagian shift,” imbuhnya.

Prinsip 3M dan 3K dalam Protokol Kesehatan Kantor

Terjadinya cluster baru kasus Covid-19 di perkantoran, menurut dosen Fakultas Kedokteran UGM ini perlu mendapat perhatian serius. Pasalnya, risiko penularan virus Corona di perkantoran cukup tinggi.

Selain menerapkan protokol kesehatan di kantor, setiap institusi juga perlu diminta untuk mengubah dan menyesuaikan lingkungan kantor dan kondisi lainnya agar sesuai dengan kebutuhan hidup normal yang baru.

Baca juga: Komplikasi Virus Corona, Dapat Menyebabkan Pembekuan Darah

Selain itu, Bayu juga menyampaikan pentingnya karyawan menerapkan prinsip 3M dan menghindari 3K dalam menjalankan aktivitasnya. Prinsip 3M adalah Anda memakai masker, menjaga jarak, dan sering mencuci tangan.

Sedangkan larangan 3K yang harus dilakukan selama beraktivitas di kantor antara lain menghindari atau melarang keramaian, terlalu dekat kontak, dan ruangan atau ruang tertutup.

Menurut Bayu, proses pemulihan kegiatan di era normal baru harus disertai dengan berbagai perubahan mendasar. Baik lingkungan maupun perilaku mereka dengan pengawasan ketat terhadap protokol kesehatan di kantor. (R11 / HR-Online)

Pos Pengendalian Protokol Kesehatan di Kantor Setelah Menjadi Cluster Baru Covid-19 muncul pertama kali di Harapan Rakyat Online.