Kiat Efektif untuk Terus Menghasilkan Pekerjaan di Rumah Saat Merawat Anak-Anak

<pre><pre>Kiat Efektif untuk Terus Menghasilkan Pekerjaan di Rumah Saat Merawat Anak-Anak

Kemajuan teknologi mendukung kami untuk dapat bekerja dari jarak jauh. Bahkan bagi sebagian orang, bekerja dari rumah (WFH) bisa lebih menguntungkan. Pada saat krisis seperti ketika pandemi terjadi, bekerja dari rumah juga merupakan salah satu solusi untuk menghindari penularan penyakit. Tetapi bagi Anda orang tua, bekerja di rumah di hadapan anak-anak yang juga berlibur tentu merupakan tantangan. Bagaimana cara mengatasinya?

Kiat untuk bekerja WFH produktif dengan anak-anak di rumah

Hasil studi yang dilakukan oleh Stanford University mengatakan bekerja di rumah (WFH) meningkatkan produktivitas karyawan sambil membantu untuk mencapai keseimbangan kerja-hidup-kerja alias keseimbangan antara kantor dan kehidupan pribadi.

Dengan bekerja di rumah, karyawan memiliki kebebasan penuh untuk mengatur waktu kerja sehingga mereka lebih fokus untuk menyelesaikan pekerjaan. Tanpa perlu melakukan perjalanan ke kantor yang menghabiskan energi dan waktu, karyawan juga dapat secara konsisten bekerja dalam kinerja terbaik dalam jangka panjang.

Manfaat WFH mungkin tidak semudah yang dicapai oleh orang tua yang memiliki anak yang masih membutuhkan pengawasan, seperti balita. Ketika Anda harus bekerja di rumah sambil merawat anak-anak, Anda tampaknya diharuskan menyelesaikan dua pekerjaan yang berbeda sekaligus.

Tentu saja, Anda memerlukan strategi yang tepat untuk menjadi produktif di tempat kerja sambil tetap memperhatikan kebutuhan anak-anak. Beberapa tips dapat diterapkan tanpa perlu meminta pengasuhan anak.

1. Buat rutinitas harian

buat jadwal rutin kerja di rumah

Waktu bekerja di rumah memang bisa lebih fleksibel, tetapi jika Anda tidak bisa mengatur waktu dengan baik, Anda bisa kewalahan bekerja dengan merawat anak-anak. Cobalah untuk membuat jadwal harian dan pastikan setiap hari Anda selalu mengikuti rutinitas.

Jika mempersiapkan kebutuhan anak Anda ternyata menghabiskan waktu, Anda mungkin dapat mulai bekerja lebih awal, bahkan sebelum anak Anda bangun.

Gunakan untuk melakukan pekerjaan yang tidak memerlukan konsentrasi tinggi, seperti membalas pesan dan email atau mempersiapkan pekerjaan untuk hari ini.

Manfaatkan juga waktu istirahat anak, seperti mencoba menyelesaikan pekerjaan penting selama tidur siang anak. Meski begitu, tetap berikan waktu bagi Anda untuk beristirahat seperti saat bekerja di kantor.

2. Memfasilitasi anak-anak untuk bermain secara mandiri

anak-anak bermain secara mandiri

Cobalah untuk mengatur jadwal harian yang selaras dengan rutinitas normal anak Anda.

Jika Anda tidak dapat menyediakan waktu khusus untuk bermain dengan anak-anak saat bekerja di rumah, Anda dapat mengajar anak-anak bermain sendiri.

Jenis permainan merangkai balok atau kegiatan yang menuntut kreativitas seperti memanjat atau membuat keahlian bisa menjadi pilihan.

Jadikan waktu bermain anak yang mandiri sebagai dorongan bagi anak-anak untuk menjadi kreatif. Anda dapat mengatakan, bahwa inilah saatnya bagi Anda dan anak-anak Anda untuk menjadi sama produktifnya dalam menghasilkan pekerjaan mereka sendiri.

3. Berkompromi dengan anak-anak

menonton bersama anak-anak

Anak Anda, yang sekarang tahu bahwa Anda dapat menghabiskan hari di rumah, mungkin menggunakan kesempatan ini untuk menghabiskan waktu bersama.

Namun, tentu saja Anda tidak bisa "melayani" semua permintaan si anak sekaligus jika bayangan tenggat waktu masih menghantui, kan? Karena itu, Anda perlu membuat anak memahami situasi yang mengharuskan Anda bekerja di rumah.

Komunikasi dengan anak-anak adalah kunci keharmonisan. Tidak perlu menjelaskan secara khusus, selama anak mengerti bahwa Anda memiliki tanggung jawab untuk menyelesaikan pekerjaan.

Namun, itu tidak berarti Anda hanya meminta untuk memahami anak Anda tanpa berusaha memberikan perhatian yang dibutuhkannya.

Di tengah pekerjaan rutin di rumah, luangkan waktu untuk bermain dengan anak-anak. Waktu bersama ini bisa menjadi kegiatan untuk bersantai di tengah pekerjaan yang dapat menyegarkan pikiran Anda.

4. Bagikan tugas dengan pasangan

Bermain dengan anak-anak saat bekerja di rumah

Beban merawat anak-anak saat bekerja di rumah harus dibagi dengan pasangan. Anda dan pasangan Anda dapat bekerja bersama dengan membagi waktu mengurus kebutuhan anak-anak dan bermain waktu dengan anak-anak.

Misalnya, Anda dapat menyiapkan dan membantu anak Anda menghabiskan sarapan di pagi hari, sementara pasangan Anda bertugas menyiapkan kebutuhan lain di sore atau malam hari.

Ketika ada pekerjaan yang harus diselesaikan segera, Anda juga dapat meminta bantuan dari pasangan Anda untuk menemani anak Anda bermain.

Ketika bekerja di rumah, cobalah untuk tidak menyelesaikan pekerjaan sampai larut malam sehingga Anda dan pasangan Anda masih memiliki waktu luang berkualitas dengan anak-anak di malam hari.

5. Buat ruang kerja pribadi

Ruang kerja di rumah

Situasi bekerja di rumah bersama anak-anak mungkin tidak kondusif seperti ruang kerja Anda di kantor, tetapi itu tidak berarti Anda tidak dapat bekerja dengan nyaman.

Jika periode WFH Anda berlangsung lama, Anda harus menyiapkan ruangan khusus untuk bekerja. Tidak perlu membuat kamar baru di rumah. Anda hanya perlu memanfaatkan ruang atau area kosong di rumah dan mengaturnya seperti meja di kantor Anda.

Cobalah untuk memilih area yang jauh dari sumber kebisingan sehingga Anda dapat fokus bekerja.

Posting Tips Efektif untuk Tetap Mendapatkan Pekerjaan di Rumah Sementara Merawat Anak-Anak muncul pertama kali di Hello Sehat.