Kenali Gejala Batu Empedu Dini Sebelum Menyebabkan Komplikasi

Nissan Ariya 2020, Crossover Listrik Sporty yang Siap Meluncur

Gejala batu empedu

Pernahkah Anda merasakan gejala batu empedu? Penyumbatan saluran empedu ini akan menyebabkan rasa sakit di sekitar perut. Terutama perut kanan atas atau tengah. Rasa sakit akibat penyakit batu empedu bisa datang tiba-tiba.

Batu empedu adalah padatan yang terbentuk di kantong empedu. Padatan ini bukan batu, tetapi benda padat yang terdiri dari kolesterol, garam empedu, bilirubin, dan limbah cair mengeras lainnya.

Pembentukan padatan ini akan menyumbat saluran empedu ke usus. Inilah yang memicu munculnya rasa sakit yang ekstrem. Bahkan, tidak jarang juga disertai mual dan suka ingin muntah.

Sebelum terbentuknya batuan padat, gejala batu empedu biasanya belum muncul. Bahkan pada awal pembentukan batu empedu biasanya tidak segera timbulnya rasa sakit.

Pembentukan batu empedu harus segera diatasi. Jika kondisi ini dibiarkan begitu saja dapat menyebabkan komplikasi berbahaya. Selain menyebabkan peradangan, kondisi ini juga dapat memicu kanker kandung empedu.

Inilah Gejala Batu Empedu

Batu empedu terbentuk secara bertahap dari kecil menjadi lebih panjang. Ketika batu ini masih kecil mungkin tidak menimbulkan gejala. Gejala batu empedu hanya terasa ketika saluran empedu mulai terganggu.

Mengenali tanda atau karakteristik batu empedu sangat penting. Selain mencegah komplikasi, batu empedu tidak sulit dihilangkan. Nah, berikut adalah berbagai gejala yang harus Anda waspadai.

Nyeri di Perut Kanan Atas

Nyeri yang dirasakan di sekitar perut, terutama di kanan atas adalah gejala khas penyakit ini. Gejala batu empedu menunjukkan bahwa batu yang terbentuk telah menghambat saluran empedu.

Gejala ini juga dikenal sebagai kolik bilier. Rasa sakit ini biasanya akan terasa di malam hari. Rasa sakit ini bisa bertahan hingga beberapa menit. Setelah itu rasa sakitnya akan hilang.

Namun rasa sakitnya akan bertambah buruk jika batu empedu dibiarkan dan semakin besar. Apalagi jika ukuran batu menghalangi saluran empedu dan membuat fungsi empedu terganggu.

Nyeri perut di sisi kiri

Jika rasa sakit terasa bergerak dari perut kanan atas ke perut kiri, itu menunjukkan gejala batu empedu yang semakin parah. Saluran empedu yang tersumbat dapat menyebar ke organ lain.

Salah satu organ yang bisa terganggu akibat batu empedu adalah pankreas. Memblokir saluran ke pankreas akan mengganggu proses pencernaan makanan. Karena itu, rasa sakit juga akan muncul di perut kiri.

Perut Mual dan Muntah

Gejala lain batu empedu adalah mual atau kembung di perut. Tidak jarang bahkan itu menyebabkan muntah kronis atau diare. Jika tanda ini muncul, itu dapat menunjukkan kondisi yang sudah parah.

Pembentukan batu di kantong empedu juga dapat menyebabkan peradangan. Jika kondisinya kronis, peradangan bisa memicu jaringan parut di kantong empedu.

Gatal Gatal

Jika tubuh terasa gatal, itu juga bisa menjadi gejala batu empedu. Gatal atau pruritus disebabkan oleh peradangan kandung empedu kronis.

Gatal ini timbul karena bilirubin yang membentuk batu empedu adalah sejenis pruritogen. Kondisi ini juga menunjukkan bahwa batu empedu sudah menghalangi kerja empedu yang perlu segera diatasi.

Timbulnya Demam

Demam bisa menjadi gejala batu empedu yang menunjukkan kondisi sudah parah. Demam timbul karena kandung empedu (kolesistitis) yang memiliki infeksi. Infeksi juga dapat terjadi pada saluran empedu (kolangitis).

Demam dapat terjadi jika kantong empedu pecah atau timbulnya jaringan mati. Demam juga dapat terjadi karena radang pankreas (pankreatitis) atau aliran darah (sepsis) yang mengalami infeksi.

Itulah berbagai gejala batu empedu yang harus dikenali dan diawasi sejak dini. Apalagi, perawatan batu empedu relatif mudah ketika masih kecil. Tetapi jika ditangani terlambat, ada banyak komplikasi berbahaya. (R11 / HR-Online)

Posting Mengenali Gejala Batu Empedu Dini Sebelum Menyebabkan Komplikasi muncul pertama kali di Harapan Rakyat Online.