Jenis Penyakit Tidak Menular, Penyebab dan Cara Mencegahnya

TVS XL 100

Jenis Penyakit Tidak Menular, Penyebab dan Cara Mencegahnya

Jenis penyakit tidak menular mungkin tidak sepopuler yang mudah menular. Meski tidak menular, penyakit ini tidak bisa dianggap remeh dan dianggap remeh. Mengetahui penyebab pencegahan penyakit tidak menular merupakan solusi yang bijak.

Secara umum menurut penyebarannya terdapat dua macam penyakit yaitu penyakit menular dan penyakit tidak menular. Seperti namanya, penyakit infeksi mudah menyebar dan menular ke orang lain, baik melalui udara, cairan, maupun kontak tubuh.

Sedangkan jenis yang tidak menular tidak mudah menular ke orang lain. Namun ada banyak kelompok gangguan kesehatan, dari yang ringan sampai yang berat dan juga berbahaya.

Penyakit tidak menular (PTM) juga populer dengan sebutan penyakit tidak menular (PTM). PTM, menurut Wikipedia, adalah sekelompok penyakit yang penularan atau penularannya terjadi secara tidak langsung.

Sebagian besar jenis penyakit ini tidak menular meskipun ada juga jenis infeksi yang tidak menular. PTM juga merupakan penyakit yang dapat bersifat akut maupun kronis, sehingga menjadi faktor penyebab banyak kematian di dunia.

Menurut catatan Wikipedia, angka kematian akibat PTM pada tahun 2012 mencapai 68 persen dari seluruh kematian. Menariknya, angka ini meningkat 60 persen dibandingkan tahun 2000.

Berbagai Jenis Penyakit Tidak Menular

Meski termasuk jenis penyakit yang tidak mudah menular, bukan berarti masalah kesehatan ini tidak berbahaya. Berikut ini berbagai jenis penyakit tidak menular yang harus Anda waspadai.

Asma

Asma merupakan salah satu jenis penyakit yang menyerang sistem pernafasan. Gejala umum berupa sesak napas dan mengi, nyeri dada, dan batuk. Kondisi ini menyebabkan penderitanya mengalami kesulitan bernapas yang dapat membahayakan.

Banyak orang mengira bahwa asma itu turun-temurun. Namun, sejumlah pemicu juga bisa menyebabkan gangguan ini, seperti debu, alergi makanan, atau karena faktor makanan atau minuman tertentu.

Osteoporosis

Osteoporosis merupakan salah satu jenis penyakit tidak menular yang menyerang tulang. Kondisi ini terjadi karena massa tulang berkurang dan kualitas jaringan tulang menurun sehingga mengalami kerapuhan.

Penyakit ini umumnya terjadi karena faktor usia atau kurangnya asupan vitamin D. Selain itu, estrogen yang rendah, malas berolahraga, dan kanker tulang juga menjadi pemicu penyakit ini.

Penyakit Rematik

Rematik juga merupakan jenis penyakit tidak menular dan menyerang persendian. Gejala rematik umumnya memiliki tanda nyeri atau nyeri pada persendian tangan, lutut dan bagian tubuh lainnya.

Ada banyak jenis penyakit rematik yang banyak terjadi. Osteoartritis dan asam urat termasuk dalam kelompok penyakit ini. Meski tidak menular, rasa sakitnya sangat mengganggu, bahkan tubuh sulit bergerak.

Sindrom Iritasi Usus Besar

Penyakit yang juga dikenal sebagai Irritable Bowel Syndrome ini umumnya menyerang orang yang berusia 20 tahun ke atas. Gejala penyakit ini antara lain kram perut, perut kembung, sembelit atau diare, dan mual.

Penyakit tidak menular ini umumnya menimbulkan kondisi yang sangat tidak nyaman. Faktor penyebab gangguan ini sebagian besar karena kurangnya makanan berserat, terlambat makan, atau kurang olahraga.

Seriawan

Sariawan juga tergolong tidak menular dan ringan. Selain karena kurangnya asupan vitamin C dan zat besi, penyakit ini juga terjadi karena mulut yang tidak bersih, serta gangguan pada selaput lendir mulut.

Meski tergolong ringan, sariawan mengganggunya tak kurang dari sakit gigi. Namun, jika kelainan ini tidak kunjung sembuh selama lebih dari dua minggu, Anda harus waspada bahwa itu bisa jadi merupakan gejala kanker mulut.

Hipertensi

Jenis penyakit tidak menular lainnya adalah hipertensi atau tekanan darah tinggi. Meski tidak menular, penyakit ini juga bisa terjadi karena faktor genetik alias keturunan. Karena itu biasanya dokter akan menanyakan riwayat penyakit keluarganya.

Penyakit ini terjadi karena peningkatan tekanan darah. Kondisi ini akan menyebabkan jantung meningkatkan kerjanya. Namun, sebagian besar jenis hipertensi yang sering terjadi tidak diketahui penyebabnya.

Diabetes mellitus

Bersama dengan hipertensi, diabetes mellitus juga merupakan jenis penyakit tidak menular tetapi sangat berbahaya. Kelompok penyakit degeneratif ini juga bisa terjadi karena faktor keturunan atau genetik.

Diabetes Mellitus juga populer dengan sebutan diabetes atau kencing manis. Ini terjadi karena kadar gula darah tinggi, yang menyebabkan diabetes. Kondisi ini terjadi akibat kerja insulin yang terganggu.

Insulin sangat penting untuk membantu tubuh menyerap kadar gula dari makanan yang masuk. Itu sebabnya penderita diabetes harus menjauhi berbagai makanan yang mengandung kadar glikemik tinggi.

Penyakit celiac

Penyakit tidak menular ini terjadi karena sistem pencernaan tidak mampu memproses dan mencerna gluten. Gluten adalah sejenis protein yang biasa ditemukan dalam gandum dan barley.

Penolakan tubuh terhadap glutein tidak seperti alergi, karena yang diganggu justru ada di usus. Reaksi yang terjadi setelah makan glutein termasuk diare, sakit perut, kembung, dan nyeri sendi.

Kanker

Kanker adalah penyakit tidak menular yang sangat berbahaya. Ada banyak jenis kanker dan umumnya terjadi karena pengaruh lingkungan yang merugikan dan gaya hidup yang tidak sehat.

Dari penyakit kanker yang ada, sebanyak 30 persen disebabkan oleh pola hidup yang buruk sehingga dapat dilakukan pencegahan yang lebih efektif. Seperti merokok, makanan berlemak tinggi, alkohol, dan jarang berolahraga.

Penyakit ginjal kronis

Gangguan ginjal kronis tidak termasuk penyakit infeksi. Namun, penyakit ginjal kronis (PGK) merupakan pemicu yang dapat menimbulkan sejumlah penyakit berbahaya, seperti hipertensi, gangguan gula darah, dan penyakit jantung.

Penyakit kardiovaskular

Berbagai jenis gangguan kardiovaskular, termasuk penyakit tidak menular. Seperti halnya penyakit jantung yang menurut banyak penelitian sangat erat kaitannya dengan konsumsi fast food dan gaya hidup yang tidak sehat.

Penyakit jantung masih menjadi penyebab utama kematian di dunia. Sebagian besar gangguan kardiovaskular disebabkan oleh pengaruh lingkungan yang buruk dan gaya hidup yang buruk juga.

Narkolepsi

Penyakit ini berhubungan dengan serangan kantuk, yang umumnya terjadi secara tiba-tiba. Penderitanya sering kali mengalami tidur mendadak seperti orang pingsan. Jika ini terjadi di tempat umum, tentunya bisa sangat berbahaya.

Gangguan ini terjadi karena otot tubuh tiba-tiba lemas. Gejala lain termasuk timbulnya kantuk, sakit kepala, depresi, masalah memori, dan sering halusinasi.

Penyebab dan Cara Mencegah Penyakit Tidak Menular

Meski tidak menular, ini bukanlah jenis penyakit ringan. Banyak kematian terjadi akibat penyakit ini. Pola hidup yang tidak sehat, jarang berolahraga, faktor genetik, dan banyak lingkungan yang buruk menjadi pemicu penyakit ini.

Setiap tahun, menurut data Wikipedia, tidak kurang dari 5 juta orang meninggal akibat tembakau atau rokok. Sedangkan 2,8 juta orang meninggal karena obesitas atau kelebihan berat badan.

Jumlah orang yang meninggal karena tekanan darah tinggi adalah 7,5 juta. Sedangkan kolesterol tinggi yang menyebabkan kematian tercatat 2,6 juta orang.

Karena faktor penyebab penyakit ini timbul dari pola makan dan hidup yang tidak sehat, maka langkah atau cara pencegahan penyakit tidak menular adalah dengan mengubah pola hidup yang lebih sehat. Termasuk memilih menu makan yang sehat. (R11 / HR-Online)

Postingan Jenis Penyakit Tidak Menular, Penyebab dan Cara Mencegahnya muncul pertama kali di Harapan Rakyat Online.