Jenis Penyakit pada Sistem Pencernaan mulai dari Diare, Maag, hingga GERD

Toyota Hilux Pick Up

Jenis Penyakit pada Sistem Pencernaan mulai dari Diare, Maag, hingga GERD

Ada berbagai jenis penyakit pada sistem pencernaan yang sering terjadi. Meski bukan penyakit serius, namun gangguan pada sistem pencernaan akan mengganggu aktivitas. Yang penting, jangan sampai telat merawat dan mengobatinya karena akibatnya bisa berbahaya.

Di dalam tubuh terdapat berbagai macam sistem kerja organ. Seperti sistem imun tubuh, sistem pernafasan, sistem pencernaan, dan lainnya. Semua sistem organ harus bekerja dengan baik, termasuk sistem pencernaan.

Dalam sistem pencernaan terdapat berbagai jenis organ tubuh yang merupakan rangkaian unit yang saling membantu. Organ tersebut antara lain mulut, saluran esofagus, lambung, usus halus dan usus besar, hingga anus.

Sistem pencernaan tubuh harus dijaga dengan baik agar bisa terus berfungsi secara maksimal. Fungsi utama sistem ini adalah mencerna makanan dan minuman serta menyerap nutrisi yang dibutuhkan tubuh.

Namun pencernaan terkadang terganggu. Entah karena makan makanan yang tidak enak atau karena penyakit. Selain mengganggu fungsinya, berbagai penyakit pada sistem pencernaan jika tidak ditangani akan mengakibatkan kondisi yang semakin akut dan kronis.

Baca juga: Penyebab kambuhnya maag karena terlambat makan hingga penyakit lain

Dengan sistem pencernaan yang baik, kita bisa makan dan minum sebagai kebutuhan vital. Organ ini juga akan mencerna dan menghasilkan nutrisi yang dibutuhkan tubuh.

Dengan nutrisi yang baik tubuh bisa mendapatkan suplai energi dan nutrisi penting. Untuk menjaga kesehatan pencernaan, penting untuk mengonsumsi makanan bergizi dan berserat. Sebaliknya, hindari mengonsumsi makanan tidak enak yang akan mengiritasi pencernaan.

Ketahui Jenis-Jenis Penyakit Sistem Pencernaan Tubuh

Sistem pencernaan yang kita kenal sebagai rangkaian organ di dalam tubuh manusia. Yang meliputi kandung empedu, pankreas, hati dan saluran pencernaan. Semua organ ini berfungsi memudahkan manusia dalam mencerna dan menyerap nutrisi makanan.

Mula-mula, makanan dan minuman dicerna melalui mulut. Kemudian makanan masuk ke dalam tubuh dan dipecah menjadi nutrisi. Peran nutrisi sangat penting dalam rangka perbaikan sel, pertumbuhan dan sumber energi.

Namun, tubuh tidak selalu mencerna makanan dan nutrisi dengan lancar. Terkadang karena penyakit bakteri atau gangguan lainnya, pencernaan tidak berfungsi secara maksimal sehingga penyerapan nutrisi tidak berjalan lancar.

Ada banyak faktor yang menyebabkan terganggunya fungsi pencernaan. Itulah berbagai jenis penyakit pada sistem pencernaan yang harus Anda waspadai.

Sembelit

Sembelit atau sembelit dikenal sebagai terjadinya hambatan dalam proses pencernaan manusia. Gangguan ini memiliki tanda bahwa fasenya dilepas dengan sangat keras. Kondisi ini membuat penderitanya mengalami kesulitan buang air besar dan tidak nyaman.

Secara medis, penyakit ini terjadi karena usus besar terlalu banyak menyerap air. Pemicu utama sembelit adalah kurangnya asupan serat. Misalkan sayur dan buah.

Selain itu, gangguan ini juga bisa terjadi karena sering menahan buang air besar yang bisa memicu sembelit.

Diare

Inilah jenis penyakit pada sistem pencernaan yang sering dialami orang. Baik di kalangan anak-anak, remaja atau dewasa. Penyebab penyakit ini umumnya karena efek samping penggunaan obat, gangguan saluran pencernaan, alergi makanan dan infeksi.

Gejala diare bisa dirasakan dari sering buang air besar seperti lebih dari 3 kali sehari. Adapun yang berupa feses dalam kondisi berair atau berair.

Banyak orang yang menyepelekan mengalami diare. Padahal tanpa pengobatan bisa menyebabkan beberapa gangguan pencernaan kronis lainnya. Seperti kolitis ulserativa atau penyakit Crohn dan sindrom iritasi usus besar.

Sakit lambung

Jenis penyakit sistem pencernaan lainnya yang juga sering terjadi adalah maag. Penyakit populer ini memiliki berbagai tanda dan gejala. Seperti nyeri perih di dinding perut, perut kembung, mual, dan mulas.

Ada banyak sekali pemicu penyakit maag. Misalnya, yang dilakukan kebanyakan orang adalah stres berlebihan dan pola makan yang tidak teratur.

Kondisi ini akan membuat kadar asam lambung menjadi sangat tinggi sehingga sistem pencernaan terganggu. Namun sakit maag juga bisa akibat serangan bakteri atau yang populer dengan sebutan Helicobacter Pylori.

Wasir

Wasir yang populer dengan sebutan hemaroid merupakan penyakit yang disebabkan oleh pembuluh darah yang besar. Pembuluh darah yang bengkak berada di area bokong, tepatnya di area rektum atau anus.

Baca juga: Penyebab BAB berdarah bukan hanya karena wasir, bisa juga karena hal ini

Pada umumnya penyakit pada sistem pencernaan tidak menimbulkan gejala atau hanya bersifat ringan. Penyakit ini umumnya menyerang ibu hamil atau orang yang duduk dalam posisi duduk terlalu lama.

Gejala wasir meliputi:

  • Ketika seseorang memiliki warna merah cerah, perdarahan terjadi setelah buang air besar
  • Bagian luar anus ada benjolan
  • Di daerah anus sering mengalami gatal-gatal

Ulkus lambung

Penyakit pada sistem pencernaan bisa menyerang semua orang, terutama orang yang berusia di atas 60 tahun. Penyakit tukak lambung adalah luka pada dinding lambung. Penyebabnya adalah dinding lambung yang mengalami erosi.

Baca juga: Batuk karena asam lambung dan cara mengatasinya

Salah satu gejala sakit maag adalah nyeri pada perut. Kemudian menyebar ke leher utama jika perut dalam keadaan kosong. Gejala-gejala ini dapat mereda dalam beberapa hari dan dapat kambuh.

Radang usus buntu

Penyakit ini terjadi ketika lubang antara usus besar dan usus buntu tersumbat akibat serangan bakteri. Radang usus buntu juga bisa terjadi akibat biji cabai dan lendir di usus buntu yang tersumbat.

Penyakit refluks gastroesofagus

Penyakit yang sering disingkat GERD ini juga merupakan penyakit asam lambung. Penyakit pada sistem pencernaan ini terjadi ketika asam lambung terlalu tinggi untuk menyebar ke kerongkongan.

Orang yang menderita acid reflux bisa dilihat dari gejala-gejala seperti radang tenggorokan, batuk tapi tidak berdahak, merasa ada sesuatu yang tersangkut di tenggorokan, dan saat menelannya menimbulkan rasa sakit.

Radang usus buntu

Mungkin ada yang masih awam dengan jenis penyakit pada sistem pencernaan ini? Apendisitis merupakan penyakit yang menyerang sistem pencernaan, terutama pada usus buntu yang meradang.

Organ usus buntu ini tidak dapat mengeluarkan sisa makanan yang terperangkap atau terkandung di dalamnya. Sehingga membuat usus buntu menjadi meradang.

Sisa makanan yang membusuk di usus buntu adalah jambul cacing. Kemudian berubah menjadi radang usus buntu. Jadi sangat penting untuk menyingkirkan sisa makanan yang menempel di usus buntu.

Karena jika makanan tetap menempel di usus buntu maka akan pecah. Jika sisa makanan tidak keluar bisa mengancam nyawa penderitanya. Hal inilah yang membuat banyak penderita penyakit ini menjalani operasi usus buntu.

Cara Mencegah Penyakit Sistem Pencernaan

Mencegah dan menghindari penyakit pada sistem pencernaan sebenarnya cukup mudah. Caranya dari mulai menjaga kebersihan makanan dan tidak mengonsumsi jajanan sembarangan.

Selain itu, pastikan kualitas makanan yang higienis bebas dari kuman dan bakteri penyakit. Perhatikan juga kualitas minuman yang harus bersih dan bebas dari bakteri, kotoran dan kuman.

Baca juga: Anatomi, Pengertian, Struktur dan Fungsi Organ Manusia

Selain memperhatikan kualitas makanan dan minuman, untuk menghindari penyakit yang menyerang sistem pencernaan, kita juga harus memperhatikan kebersihan gigi dan mulut sebagai pintu masuk makanan. Penting juga untuk memperhatikan kualitas gizi makanan tersebut.

Itulah beberapa penyakit sistem pencernaan yang paling umum. Dengan mengetahui jenis kelainan ini, Anda akan bisa mencegah atau mengobatinya saat gejala muncul. Jangan sampai penyakit ini berlarut-larut karena bisa berbahaya. (R11 / HR-Online)

Postingan Jenis Penyakit pada Sistem Pencernaan dari Diare, Maag, hingga GERD muncul pertama kali di Harapan Rakyat Online.