Harus Tahu! Inilah perbedaan antara disinfektan dan pembersih tangan

https://www.shutterstock.com/image-photo/cleaning-home-table-sanitizing-kitchen-surface-1695842029

Disinfektan dan virus seperti desinfektan dan pensanitasi tangan adalah barang yang harus dimiliki selama pandemi COVID-19. Meski sering dianggap sama, ada beberapa perbedaan desinfektan dan pensanitasi tangan yang harus Anda ketahui.

Secara umum keduanya bersifat antimikroba dan berfungsi membersihkan permukaan dengan cara membunuh kuman dan virus, seperti virus corona.

Namun, diketahui juga bahwa salah satu dari keduanya lebih efektif membunuh kuman dan virus yang menempel di permukaan. Mari kita lihat apa saja perbedaannya di bawah ini.

Cara Penggunaan

cara membuat hand sanitizer

Disinfektan digunakan untuk membasmi kuman dan virus yang menempel pada permukaan benda apapun yang sering disentuh. Misalnya permukaan meja, gagang pintu, toilet, saklar lampu, remote, dan mainan anak.

Penggunaannya cukup mudah, Anda hanya perlu menyemprotkan pada permukaan yang ingin Anda bersihkan, lalu dilap dengan kain agar lebih efektif membunuh kuman dan virus di permukaan.

Sementara pensanitasi tangan diciptakan untuk mengurangi jumlah kuman dan virus yang menempel di tangan Anda, terutama setelah Anda menyentuh permukaan yang rawan penularan virus corona saat terjadi pandemi.

Cara pemakaiannya pun sangat praktis, hanya dengan menyimpan botol kecil pensanitasi tangan di tas kemanapun Anda pergi, dan gunakan saat dibutuhkan untuk kedua tangan.

Waktu penggunaan

cara membuat disinfektan sederhana

Umumnya disinfektan hanya bisa digunakan sekali sehari. Pastikan Anda membaca petunjuk penggunaan sebelum menerapkan disinfektan ke permukaan yang diinginkan.

Sementara itu, pensanitasi tangan dapat digunakan kapan saja dan dapat bekerja lebih efektif untuk membunuh virus dan kuman jika dioleskan ke seluruh tangan, termasuk jari tangan dan punggung tangan.

Berikut waktu yang disarankan untuk digunakan pensanitasi tangan:

  • Jika sabun dan air tidak tersedia, gunakanlah pensanitasi tangan mengandung setidaknya 60% alkohol
  • Sebelum dan sesudah mengunjungi teman di rumah sakit
  • Sebelum dan sesudah menyeka hidung, batuk, atau bersin
  • Sebelum dan sesudah makan

Pensanitasi tangan tidak direkomendasikan untuk digunakan saat tangan sangat kotor dan berminyak. Lebih baik segera cuci tangan dengan sabun dan air mengalir selama 20 detik jika tangan benar-benar kotor dan berminyak.

Rahim berbeda

manfaat desinfektan

Perbedaan disinfektan dan pensanitasi tangan Yang paling menonjol adalah ramuan yang terkandung di dalamnya. Secara umum keduanya mengandung alkohol. Namun dengan derajat yang berbeda-beda.

Disinfektan dapat mengandung kadar alkohol mulai dari 60 hingga 95 persen, menjadikannya bahan pembasmi kuman yang lebih efektif daripada pembersih lain seperti pensanitasi tangan.

Misalnya, Anda bisa menggunakan disinfektan dengan bahan-bahan Etil alkohol 72% digabungkan dengan Minyak kayu putih 4% sebagai antiseptik yang efektif membunuh 99,9 persen kuman dan virus di permukaan.

Konten tambahan Minyak kayu putih juga dapat menghilangkan bau, mengharumkan dan menyegarkan ruangan, serta cepat kering sehingga tidak perlu dilap.

Sementara, pensanitasi tangan Yang dianjurkan untuk digunakan harus mengandung alkohol kurang lebih 60%, agar bekerja dengan baik untuk mengurangi kuman dan virus yang menempel di tangan.

Berdasarkan rekomendasi dari Caswell MedicalSelama pandemi ini, penggunaan disinfektan dianjurkan karena lebih efektif membunuh kuman dan virus.

Itulah beberapa perbedaan antara desinfektan dan pensanitasi tangan semua yang perlu Anda ketahui. Pastikan untuk selalu membersihkan dan mendisinfeksi semua permukaan yang sering Anda sentuh setiap hari.

Pos Harus Diketahui! Inilah perbedaan desinfektan dan hand sanitizer yang pertama kali muncul di Hello Sehat.