Gejala PCOS, Penyebab dan Pembatasan Makanan

Kia Sorento X Hadirkan Dua Konsep yang Tangguh untuk Petualangan

Gejala PCOS, Penyebab dan Pembatasan Makanan

Sangat penting bagi kita untuk mengenali gejala PCOS dan penyebabnya sejak dini. Selain bisa menyebabkan kemandulan, kondisi yang menjadi kronis bisa mengancam nyawa. Jauhi juga pantangan diet pada PCOS agar tidak semakin parah.

Nama PCOS mungkin masih asing bagi sebagian orang. Padahal kelainan endokrin ini merupakan salah satu yang paling sering terjadi pada wanita usia produktif, terutama pada usia 18 hingga 44 tahun.

Sebagian besar penyebab infertilitas pada wanita adalah karena penyakit yang satu ini. Asal tahu saja, mengutip dari Wikipedia, tanda atau gejala PCOS sudah dikenal sejak tahun 1721 di Italia.

PCOS merupakan singkatan dari sindrom ovarium polikistik atau masyarakat kita mengenalnya sebagai sindrom ovarium polikistik. Komunitas medis terkadang menyebutnya sebagai sindrom stein leventhal atau hyperandrogenic anovulation (HA).

Sindrom ovarium polikistik atau PCOS, menurut Wikipedia, adalah jenis kelainan pada wanita akibat peningkatan kadar hormon androgen (hormon pria). Penyebab PCOS adalah karena pengaruh lingkungan dan faktor keturunan.

Baca juga: Menstruasi Tidak Teratur? Bisa jadi Anda terkena penyakit ini

Androgen, menurut Wikipedia, adalah hormon steroid yang mengontrol dan merangsang perkembangan sifat dan karakteristik pria. Hormon ini juga penting dalam meningkatkan aktivitas organ intim pria.

Androgen juga populer dengan sebutan hormon androgenik atau testoid yang dapat berupa senyawa alami atau bahan buatan atau sintetis. Hormon ini juga berperan dalam perkembangan karakteristik seks sekunder pria.

Sehingga cukup aneh jika hormon androgenik pada wanita mengalami peningkatan. Meski tampak paradoks, kasus PCOS cukup umum terjadi pada wanita usia produktif.

Gejala PCOS yang Wajib Diketahui Wanita

Mengenali gejala PCOS sangat penting dilakukan agar dapat ditangani dengan cepat dan efektif. Jika Anda terlambat atau membiarkannya menjadi kronis, menyebabkan berbagai komplikasi. Bahkan penyakit ini bisa mengancam nyawa.

Baca juga: Manfaat Kayu Manis untuk Kesuburan Wanita Yang Ingin Cepat Hamil

Penyakit sindrom hormonal ini berbahaya. Nah, berikut berbagai gejala PCOS yang wajib diketahui dan dikenali wanita sejak dini. Jika Anda ragu dengan tanda-tandanya, sebaiknya segera konsultasikan dengan dokter.

Menstruasi Menjadi Tidak Teratur

Salah satu tanda wanita PCOS yang paling umum adalah menstruasi yang tidak teratur. Namun tanda ini terlalu umum karena masih banyak kelainan lain yang memicu gejala semacam ini.

Namun, pada umumnya kasus siklus haid tidak teratur disebabkan oleh gangguan rematik, masalah reproduksi, atau gangguan hormonal. Oleh karena itu Anda bisa berkonsultasi ke dokter untuk memastikannya.

Menumbuhkan rambut wajah

PCOS terjadi karena adanya peningkatan jumlah atau kadar hormon androgen dalam tubuh wanita. Oleh karena itu, gejala PCOS lain yang mungkin mengejutkan adalah tumbuhnya rambut di sekitar wajah.

Beberapa ahli percaya bahwa tanda kelainan ini juga merupakan tumbuhnya kumis atau jenggot pada wanita penderita PCOS. Keanehan ini mungkin tidak terlalu berbahaya pada awalnya tapi sebaiknya segera konsultasikan ke dokter.

Menumbuhkan rambut di dada dan perut

Biasanya wanita tidak memiliki bulu dada atau perut. Namun, jika Anda mengalaminya bisa jadi ini merupakan gejala PCOS yang harus Anda waspadai. Hormon androgen yang melonjak memicu kondisi aneh ini.

Mungkin perubahan ini tidak menimbulkan rasa sakit atau gangguan lainnya. Namun jika seorang wanita mengalami kondisi ini tentu akan membuatnya sangat tidak nyaman. Apalagi jika ada orang lain yang mengetahuinya.

Benjolan terjadi di leher dan ketiak

Gejala PCOS yang juga sering terjadi adalah munculnya benjolan di sekitar leher dan ketiak. Hal tersebut terjadi karena adanya ketidakseimbangan hormon dalam tubuh yang mengganggu kerja kelenjar getah bening.

Benjolan ini menurut para ahli bisa menjadi tumor meski bersifat jinak dan tidak akan berkembang menjadi kanker. Namun untuk memastikan Anda harus segera berkonsultasi ke dokter untuk mencegah kemungkinan terburuk.

Jerawat terjadi di punggung dan dada

Jika umumnya jerawat muncul dan tumbuh di wajah atau leher, bisa juga muncul di punggung atau dada. Jika wanita mengalami kondisi ini juga bisa menjadi gejala penyakit PCOS.

Baca juga: Tidak Hamil? Berikut ciri-ciri wanita mandul

Selain itu, hal ini juga bisa terjadi akibat ketidakseimbangan hormon esterogen dan endrogen dalam tubuh wanita. Dalam beberapa kasus, jerawat jenis ini justru lebih gatal dan mengiritasi daripada jerawat wajah.

Faktor Penyebab PCOS

Selain penting untuk mengenali gejala PCOS sejak dini, Anda juga harus mengetahui faktor apa saja yang dapat menyebabkannya. PCOS merupakan sindrom ovarium polikistik yang menyebabkan terganggunya hormon tubuh.

Kondisi ini menyebabkan kelainan pada sel telur dan sel telur. Ada banyak efek yang dapat terjadi akibat gangguan ini. Nah, berikut berbagai faktor penyebab PCOS yang wajib Anda ketahui.

Faktor genetik

Penyakit PCOS berkaitan dengan faktor genetik yang diturunkan dari orang tuanya. Jika Anda memiliki orang tua yang pernah mengalami gangguan ini maka potensi Anda untuk mengalaminya juga akan semakin besar.

Sebagian besar orang tua yang mengalami PCOS tidak mengetahuinya sejak dini sehingga berkembang menjadi kondisi yang serius. Anda dapat melacak riwayat penyakit keluarga jika Anda memiliki gejala PCOS untuk memastikannya.

Gangguan Hormon

Faktor lain penyebab PCOS adalah karena adanya ketidakseimbangan hormon dalam tubuh. Peningkatan kadar lutein dan testosteron dalam tubuh akan menyebabkan kadar globulin menurun. Sedangkan prolaktin akan meningkat.

Gangguan hormonal akan menimbulkan berbagai gangguan dan penyakit. Selain metabolisme tubuh terganggu, kondisi ini juga bisa menimbulkan gejala PCOS dan berujung pada komplikasi hipopituarisme.

Gaya Hidup Tidak Sehat

PCOS juga bisa terjadi karena pola hidup tidak sehat yang kita anut. Seperti makan makanan yang tidak sehat, sering merokok, minum terlalu banyak kafein, sering begadang, dan kurang istirahat.

Begitu juga dengan kebiasaan kerja yang terlalu keras dan stres yang berat juga bisa memicu terganggunya hormon tubuh. Kebiasaan hidup tidak sehat yang berlangsung lama dapat berkontribusi pada perkembangan PCOS.

Resistensi terhadap Insulin

Sejumlah orang yang mengalami gejala PCOS seringkali dikaitkan dengan resistensi insulin. Gangguan hormonal yang menyebabkan kelainan dapat menyebabkan kadar insulin tubuh meningkat.

Kondisi ini akan memicu siklus haid tidak teratur dan terganggunya kehamilan. Efek selanjutnya juga akan memicu gangguan metabolisme dan penyakit lainnya.

Peradangan atau Peradangan

Faktor lain yang dapat menyebabkan PCOS adalah peradangan yang terjadi pada organ reproduksi wanita. Gangguan ini akan menyebabkan metabolisme terganggu sehingga menyebabkan penyakit PCOS.

Radang pada organ reproduksi wanita ini menyebabkan terganggunya keseimbangan hormonal tubuh. Salah satunya akan memicu peningkatan hormon androgen dan sebaliknya, hormon lutein dan astrogen justru menurun.

Pantang makan untuk penderita PCOS

Setelah mengetahui gejala PCOS dan faktor penyebabnya, ada baiknya Anda mulai menjalani gaya hidup yang lebih sehat. Berikut beberapa pantangan makanan untuk penderita PCOS yang perlu Anda perhatikan.

Makanan Tinggi Gula

Salah satu penyebab PCOS adalah resistensi insulin. Karena itu sangat penting agar Anda menghindari dan menjauhi berbagai makanan yang mengandung gula tinggi.

Baca juga: Makanan tekanan darah tinggi yang harus dihindari penderita hipertensi

Ada banyak jenis makanan tinggi gula yang harus Anda hindari. Seperti selai, aneka kue, puding, es krim, permen, dan lain-lain. Lebih baik makan makanan tanpa gula atau sedikit gula.

Makanan Karbohidrat Tinggi

Batasan makanan untuk penderita PCOS yang juga harus Anda hindari adalah makanan tinggi karbohidrat. Selain tidak baik untuk diet, makanan ini juga bisa memicu berbagai penyakit, terutama jika konsumsinya berlebihan.

Beberapa contoh makanan tinggi karbohidrat antara lain nasi putih, roti putih, dan gorengan. Membatasi dan menghindari makanan tersebut penting dilakukan agar gejala PCOS tidak semakin parah.

Karbohidrat olahan

Anda juga harus menghindari makanan yang juga mengandung karbohidrat olahan. Penderita PCOS yang mengonsumsi makanan tabu tersebut akan memperburuk keadaan.

Beberapa jenis makanan yang banyak mengandung karbohidrat olahan antara lain mie, tepung terigu, dan aneka makanan berbahan dasar tepung. Sebagai gantinya, Anda bisa makan biji-bijian.

Berikut berbagai gejala PCOS yang harus Anda kenali sejak dini. Penting juga untuk mengetahui penyebabnya dan menghindari berbagai pantangan makan bagi penderita PCOS agar kondisinya tidak semakin parah. (R11 / HR-Online)

Editor: Subagja Hamara

Gejala, penyebab dan pantangan penyakit pasca PCOS muncul pertama kali di Harapan Rakyat Online.