Efek Kurang Tidur dan Dampaknya pada Otak dan Tubuh

Motor Matic Baru Yahonda, Kawin Silang Yamahan NMax dan Honda Beat

Efek dan Dampak Kurang Tidur

Tahukah Anda bahwa efek kurang tidur tidak hanya mengganggu aktivitas kerja Anda. Kondisi kurang tidur sangat berbahaya bagi otak, mengganggu imunitas tubuh, dan membuat tubuh rentan terhadap penyakit.

Anda perlu tidur sebanyak yang Anda butuhkan untuk bernapas dan makan. Selama tidur, tubuh Anda akan sibuk merawat kesehatan fisik dan mental Anda dan membuat Anda siap untuk hari berikutnya.

Pada anak-anak dan remaja, hormon yang mendorong pertumbuhan dilepaskan saat tidur. Hormon-hormon ini membantu membangun massa otot, serta memperbaiki sel dan jaringan. Termasuk mengganti sel yang sudah mati.

Tidur sangat penting untuk perkembangan selama masa pubertas. Efek dan efek kurang tidur membuat otak Anda tidak bisa berfungsi dengan baik. Ini dapat memengaruhi kemampuan kognitif Anda dan menempatkan Anda dalam keadaan emosional.

Tanda-tanda kurang tidur adalah rasa kantuk yang berlebihan, sering menguap, dan mudah tersinggung. Kurang tidur yang kronis dapat mengganggu kemampuan koordinasi, keseimbangan, dan pengambilan keputusan. Anda berisiko tertidur di siang hari, bahkan jika Anda melawannya.

Efek Kurang Tidur halada otak dan saraf

Kurang tidur berbahaya bagi kesehatan mental dan fisik Anda. Kondisi ini juga dapat secara dramatis mengurangi kualitas hidup Anda. Berikut adalah beberapa efek dari kurang tidur pada otak dan saraf yang harus Anda ketahui.

Sistem pernapasan

Kurang tidur dapat melemahkan sistem kekebalan tubuh dan membuat Anda lebih rentan terhadap gangguan pernapasan seperti influenza. Jika Anda sudah memiliki penyakit paru-paru kronis, kurang tidur cenderung memperburuknya.

Sistem pencernaan

Menurut Harvard Medical School, beberapa penelitian telah menemukan hubungan antara efek kurang tidur dan penambahan berat badan. Kurang tidur adalah faktor risiko obesitas selain makan terlalu banyak dan tidak berolahraga.

Produksi hormon stres kortisol akan meningkat karena kurang tidur. Selain itu, kadar hormon yang disebut leptin menurun. Hormon inilah yang memberi tahu otak bahwa Anda sudah cukup makan. Selain itu, meningkatkan tingkat yang disebut ghrelin biokimia, yang merupakan stimulator nafsu makan.

Sistem saraf pusat

Sistem saraf pusat adalah jalan raya bagi tubuh Anda. Tidur diperlukan untuk menjaga sistem saraf pusat berfungsi dengan baik. Saat tidur, neuron otak sibuk dan membentuk jalur baru sehingga Anda siap untuk pagi hari.

Efek kurang tidur dapat membuat otak kehabisan berpikir sehingga tidak dapat melakukan tugasnya dengan baik. Selain mengantuk, lesu, sering menguap, kurang tidur akan mengganggu konsentrasi dan berdampak pada memori otak.

Ini juga dapat membuat Anda lebih rentan terhadap cedera karena jatuh dalam perjalanan Anda. Menurut National Heart, Lung, dan Blood Institute, kurang tidur telah memainkan peran penting dalam kecelakaan tragis yang melibatkan pesawat terbang, kapal, dan bahkan kebocoran reaktor nuklir.

Sistem imun

Saat tidur, sistem kekebalan tubuh menghasilkan sel sitokin pelindung dan antibodi terhadap infeksi. Sitokin dan zat pelindung lainnya juga membantu Anda tidur dan memberikan lebih banyak energi untuk menjaga kekebalan terhadap penyakit.

Efek dari kurang tidur akan membuat sistem kekebalan tubuh Anda tidak memiliki kesempatan untuk membangun pasukannya. Studi ini menemukan bahwa jika Anda tidak cukup tidur, itu dapat menyebabkan tubuh Anda tidak akan mampu menangkis serangan.

Kondisi ini juga bisa membuat Anda lebih lama pulih dari penyakit. Kurang tidur jangka panjang meningkatkan risiko penyakit kronis seperti diabetes dan penyakit kardiovaskular.

Memburuk Penyakit Kronis

Orang dengan hipertensi, menurut Harvard Medical School, satu malam tanpa tidur yang cukup dapat menyebabkan tekanan darah tinggi sepanjang hari berikutnya.

Tidur memainkan peran penting dalam meningkatkan kemampuan tubuh untuk memperbaiki pembuluh darah dan jantung. Efek dari kurang tidur dapat menyebabkan risiko lebih tinggi dari masalah kesehatan kronis seperti tekanan darah tinggi, penyakit jantung, dan stroke. (R11 / HR-Online)

Postingan Efek Kurang Tidur dan Dampaknya pada Otak dan Tubuh muncul pertama kali di Harapan Rakyat Online.