Bahaya Kelebihan Gula Dalam Tubuh Terhadap Otak

Toyota Agya Facelift 2020

Bahaya Gula Berlebih di Tubuh Terhadap Otak

Berita Kesehatan, (harapanrakyat.com) .- Bahaya kelebihan gula dalam tubuh. Gula memiliki rasa yang manis sehingga memiliki banyak penikmat.

Pada 2015, Asosiasi Gula Indonesia mengatakan, rata-rata masyarakat
Indonesia mengkonsumsi 31 gram gula per hari.

Padahal Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) telah membatasi dosis maksimum konsumsi gula hingga 25 gram. Dampak kelebihan gula dalam tubuh adalah munculnya berbagai macam
penyakit.

Bahaya Kelebihan Gula dalam Tubuh

Meninggalkan Plak di Pembuluh Darah

Gula dalam jumlah yang cukup akan menjadi
sebuah energi untuk otak. Tetapi berbeda jika dosis mulai berlebihan. Karena
otak mampu menyerap 20 hingga 23 persen glukosa dalam tubuh.

Jumlah kelebihan gula akan lebih dulu
mempengaruhi insulin. Di mana insulin bekerja untuk menjaga keseimbangan
glukosa.

Jika insulin tidak dapat melakukan tugasnya,
maka glukosa tidak lagi dapat digunakan sebagai energi.

Akibatnya, tubuh akan menemukan jalan lain yaitu
dengan mengambil lemak atau protein sebagai proses metabolisme.

Jika proses metabolisme menggunakan lemak, maka
akan dihasilkan badan keton atau senyawa keton.

Sedangkan metabolisme dengan bahan protein, zat
bentuk asam sulfat, fosfat, dan nitrat yang dihasilkan.

Keton dan zat asam bisa berbahaya bagi otak
karena telah meninggalkan plak di pembuluh darah.

Saat pembuluh darah tersumbat, maka mengalir
darah ke otak menjadi tidak optimal. Jika itu terjadi terus menerus, maka
otak akan rusak karena penyempitan pembuluh darah ini.

Proses yang terjadi memang cukup rumit dan
membutuhkan waktu, dan karenanya Anda harus segera membatasi asupan gula masing-masing
hari itu

Penyusutan Otak

Beberapa ahli dari Universitas Charite
Medical Center di Jerman, mengungkapkan, bahaya kelebihan gula tidak baik, yang bisa jadi
merusak struktur dan fungsi otak.

Salah satunya adalah area menyusut hippocampus
di otak. Padahal, bagian dari otak hippocampus ini bekerja untuk
mengatur ingatan dalam suatu acara.

Bisa dibayangkan, kalau bukan bagian dari wilayah otak hippocampus
ini rusak, maka memori seseorang menjadi terganggu.

Sehingga kenangan selalu terpelihara dengan baik, segera
Batasi asupan gula Anda agar tidak berlebihan.

Alzheimer

Suatu penyakit yang tidak kalah berbahaya adalah
Alzheimer Semakin lama Anda memiliki kadar gula yang tinggi, risikonya
Penyakit Alzheimer juga semakin membesar.

Alzheimer adalah penyakit di mana kekuatannya
ingat seseorang yang rusak. Ini juga berpengaruh pada perubahan
cara berbicara, kemampuan berpikir, bahkan perilaku sehari-hari.

Berbagai Penyakit

Selain penyempitan pembuluh darah, penyusutan
struktur otak, dan Alzheimer juga menyebabkan beberapa penyakit.

Kesehatan dan Perpustakaan Nasional Harvard
dari Medicine National – Institute of Health mengatakan, risiko penyakit yang muncul termasuk peradangan
otak, dehidrasi sel-sel otak, dan penurunan fungsi sel-sel otak.

Fungsi sel otak yang menurun termasuk fungsi
kognitif. Jika fungsi kognitif ini menurun, itu akan mempengaruhi
kemampuan belajar seseorang.

Jika ini terjadi, jelas seseorang akan melakukannya
sulit dimengerti atau melakukan sesuatu. Itulah beberapa informasi tentang bahaya kelebihan gula dalam tubuh ke otak. (Deni / R4 / HR-Online)

Pos Bahaya Kelebihan Gula dalam Tubuh Melawan Otak muncul pertama kali di Harapan Rakyat Online.