Aroma Urin yang Mendesak? Cobalah Atasi Dengan Cara Ini!

Aroma Urin yang Mendesak? Cobalah Atasi Dengan Cara Ini! Urine tentu memiliki bau yang khas dan seringkali membuatnya tidak nyaman. Ini sebenarnya normal, mengingat air seni juga mengandung produk-produk limbah akibat penyerapan makanan yang tidak dibutuhkan oleh tubuh. Namun, bagaimana jika aroma urin lebih menyengat dan tahan lama meskipun Anda sudah menyiramnya? Apa yang harus dilakukan untuk mengatasi bau urin yang menyengat?

Mengatasi bau kencing (urine) yang menyengat

Bau kencing yang menyengat yang masih tertinggal tentu bisa mengganggu orang yang menggunakan toilet sesudahnya. Terutama jika Anda mengunjungi rumah orang lain, ini tentunya dapat membuat Anda malu setelahnya.

Karena itu, berikut adalah beberapa cara Anda bisa mengurangi bau menyengat di dalam urin.

Konsumsi air yang cukup

Ternyata, dehidrasi bisa menyebabkan bau urin yang menyengat. Ketika tubuh kekurangan cairan, urin yang terbuang mengandung lebih sedikit air dan lebih banyak kotoran dari sisa pembuangan zat-zat sehingga menghasilkan bau urin yang tidak menyenangkan.

Untuk mengetahui apakah Anda mengalami dehidrasi, Anda dapat melihatnya dari warna urin yang dikeluarkan. Jika berwarna kuning gelap atau berwarna madu, Anda lebih mungkin mengalami dehidrasi. Solusinya, minum 6-8 gelas air per hari. Air akan melarutkan urin dan mengatasi bau menyengat.

Kurangi konsumsi kopi

Meski tidak semua mengalami efek ini, konsumsi kopi bisa menjadi salah satu faktor yang menyebabkan bau dalam urin. Masih terkait dengan poin sebelumnya, kopi adalah diuretik yang artinya akan membuat Anda sering buang air kecil. Jika itu terjadi terus menerus, kebiasaan ini juga bisa membuat Anda dehidrasi.

Selain itu, metabolit kopi yang merupakan produk sampingan setelah kopi dicerna di dalam tubuh juga membuat urin berbau tajam. Jika Anda tidak bisa lepas dari kebiasaan minum kopi di pagi hari, Anda bisa mengatasinya dengan minum segelas air terlebih dahulu untuk menghindari dehidrasi.

Minum jus cranberry

Komponen yang terkandung dalam cranberry diyakini dapat mengurangi kemungkinan kembalinya infeksi saluran kemih.

Buah cranberry mengandung komponen yang disebut proanthocyanidins yang dapat mencegah masuknya bakteri E. coli ke dalam uretra dan kandung kemih. Buah ini juga terkenal dengan antioksidannya yang dapat melindungi sel-sel tubuh dari peradangan. Daftar Poker Pulsa Termurah

Kurangi makanan yang menyebabkan bau urin yang menyengat

Makanan dan vitamin tertentu dapat mempengaruhi warna dan bau yang dihasilkan dari urin. Salah satunya adalah asparagus, yang kaya akan vitamin B6.

Asparagus sering dikaitkan dengan penampilan amonia dalam urin. Selain itu, makanan berprotein tinggi juga dapat meningkatkan sifat asam urin yang membuat aromanya lebih tajam.

Untuk mengatasinya, Anda harus menjalani diet dengan nutrisi seimbang. Namun, faktor makanan akan mudah hilang ketika Anda tidak mengonsumsi makanan ini.

Kondisi itulah yang menyebabkan bau urin menyengat

Jika Anda sudah tahu cara mengatasi bau urin tetapi situasinya tidak membaik, langkah selanjutnya yang harus dilakukan adalah menemui dokter.

Karena bau urine bisa menjadi pertanda adanya gangguan pada drainase air yang tentu saja juga membutuhkan perawatan khusus. Berikut ini adalah:

Infeksi saluran kemih

Urin yang menyengat bisa disebabkan oleh infeksi di saluran kemih. Infeksi ini merupakan hasil dari masuknya bakteri ke saluran kemih membuat urin berbau amonia.

Biasanya penyakit ini juga disertai rasa sakit saat buang air kecil dan pendarahan urin.

Sistitis

Kadang-kadang, infeksi saluran kemih dapat memicu sistitis atau peradangan pada kandung kemih. Kondisi ini menyebabkan bau yang kuat di urin.

Gejalanya mirip dengan ISK, tetapi dalam beberapa kasus penderita juga mengalami sakit di perut atau punggung bagian bawah.

Hiliran

Fistula adalah suatu kondisi di mana ada kelainan dalam hubungan antara usus dan kandung kemih. Kondisi ini terjadi ketika bakteri dari usus bergerak menuju kandung kemih. Kondisi ini dapat menyebabkan urin menyengat seperti tinja.

Prostatitis

Penyakit ini adalah peradangan pada area prostat pria yang dapat menyebabkan rasa sakit di sekitarnya. Pada penyakit ini, bakteri yang telah meninggalkan kandung kemih pindah ke uretra, menyebabkan bau urin yang mirip dengan bau belerang.

Gejalanya meliputi nyeri pinggang, nyeri setelah buang air besar, dan nyeri setelah ejakulasi.

Perlu diketahui juga, ada beberapa kondisi yang menyebabkan urin berbau lebih menyengat. Penderita diabetes, penyakit ginjal, dan penyakit hati biasanya memiliki bau urin yang lebih tajam. Terkadang kehamilan dan penggunaan beberapa obat juga dapat menyebabkan kondisi ini.

Jika Anda memiliki kondisi yang telah disebutkan dan kemudian merasa tidak nyaman dengan bau urin yang menyengat dan tidak kunjung sembuh, cobalah berkonsultasi dengan dokter untuk mendapatkan perawatan yang tepat.

Posting Urin Berbau Urine? Cobalah Atasi Dengan Cara Ini! muncul pertama kali di Hello Sehat.