Apa Tanda Kehamilan yang Sering Terabaikan?

Idling Stop System, Mampu Mengurangi Pengeluaran Bahan Bakar

Tanda Kehamilan Sejak Awal Kehamilan, Apa Saja Tanda-tandanya

Tanda kehamilan hampir sama dengan tanda menjelang haid. Misalnya kram perut dan rasa tidak nyaman di area payudara. Terkadang tanda-tanda tersebut sering terabaikan karena tidak disadari bahwa ini juga merupakan tanda kehamilan.

Kehamilan merupakan salah satu kabar bahagia bagi pasangan suami istri. Kabar inilah yang paling ditunggu-tunggu setelah menikah. Namun ciri ini seringkali tidak disadari oleh wanita, terutama bagi wanita yang belum pernah mengalami kehamilan sebelumnya.

Bahkan ciri-ciri kehamilan terkadang tidak terdeteksi oleh test pack. Pasalnya, hasil test pack yang negatif belum tentu menunjukkan bahwa Anda tidak hamil. Tetapi cara terbaik untuk mengetahuinya adalah dengan melakukan test pack setiap beberapa hari.

Deretan Tanda Hamil Yang Sering Terabaikan

Setiap wanita akan mengalami tanda-tanda yang berbeda saat menjadi dua. Sehingga mereka yang belum pernah mengalami kehamilan sebelumnya seringkali tidak menyadari ciri-ciri kehamilan. Bahkan, tidak jarang mereka yang pernah hamil tidak menyadari bahwa dirinya sedang hamil.

Baca juga: Jenis dan Penyebab Kehamilan Anggur Yang Wajib Anda Ketahui

Seperti yang telah disinggung di atas, biasanya ciri-ciri kehamilan akan sama dengan sebelum datangnya haid. Sehingga tanda-tanda kehamilan ini sering terabaikan.

Simak ciri-ciri awal kehamilan berikut ini agar Anda bisa segera mendapatkan perhatian yang lebih intensif untuk menjaga kesehatan ibu dan janin. Sehingga hingga hari persalinan tiba, keduanya tetap aman dan nyaman selama hamil.

Payudara membengkak

Salah satu tandanya adalah payudara bengkak. Saat pembuahan terjadi, akan terjadi perubahan hormonal yang signifikan. Sehingga payudara menjadi membesar, nyeri, dan mudah digelitik selama 1 hingga 2 minggu.

Bagi yang memerhatikan, payudara akan terasa lebih berisi dan lembut dengan area di sekitar puting menjadi lebih gelap. Jika Anda merasakan hal tersebut, sebaiknya gunakan bra (BH) untuk menopang payudara Anda agar lebih nyaman saat beraktivitas.

Keputihan

Selain payudara bengkak, ada beberapa wanita yang mengalami tanda-tanda kehamilan seperti keluarnya cairan dari vagina seperti susu. Hal ini terjadi akibat penebalan dinding vagina setelah pembuahan. Dimana nantinya pertumbuhan sel dapat memicu keluarnya cairan dari vagina.

Bagi yang mengalami gejala seperti ini tidak perlu khawatir karena alami dan tidak perlu perlakuan khusus. Namun jika cairan ini berbau dan gatal, maka segera periksakan ke dokter terpercaya.

Bercak Darah dan Kram

Setelah beberapa hari pembuahan, sel telur yang telah dibuahi akan langsung menuju ke dinding rahim. Proses inilah yang memicu terjadinya kehamilan, seperti munculnya bercak darah dan kram di perut bagian bawah.

Ini akan terjadi setelah pembuahan dengan jarak 6 hingga 12 hari. Kram yang dialami seorang wanita sama seperti saat dia sedang haid, yang merupakan tanda-tanda kehamilan.

Sehingga seringkali sebagian wanita mengabaikan dan menganggap ini sebagai tanda datangnya haid. Apalagi keluarnya bercak darah yang hanya sedikit, ini anggapan bahwa haid akan tiba.

Cepat lelah

Wanita yang mengalami awal kehamilan akan cepat merasa lelah, terutama selama satu minggu setelah pembuahan. Rasa lelah yang mulai muncul ini bisa jadi merupakan tanda kehamilan.

Ini tampaknya terkait dengan peningkatan hormon progesteron, gula darah rendah, tekanan darah, dan kekurangan darah.

Jika hal ini terjadi, maka ibu hamil harus segera istirahat dan mengonsumsi makanan kaya protein hingga zat besi agar tubuhnya bisa segar kembali.

Mengidam dan Mual (Sikness Pagi)

Untuk fitur yang satu ini, paling familiar bagi ibu hamil. Namun, tidak semua ibu hamil mengalami hal tersebut. Mual terjadi karena peningkatan hormon yang lebih lambat. Ini membuat perut kosong dan menyebabkan mual.

Kadang ada wanita yang mengalami mual normal, tapi ada juga yang parah. Setiap ibu hamil pasti mengalami hal yang berbeda. Sedangkan untuk ngidam, ada sebagian yang menginginkan makanan tertentu. Ini juga merupakan tanda-tanda kehamilan.

Namun, ada beberapa yang tidak tahan dengan makanan tertentu. Perubahan preferensi makanan juga akan berbeda saat hamil karena perubahan hormonal. Sehingga rasa mual, ngidam, dan tidak makan akan terus berlanjut selama kehamilan.

Baca juga: Fenomena Kehamilan Kriptik, Penjelasan Ibu Hamil 1 Jam dan Melahirkan

Namun, seiring bertambahnya usia kehamilan, hal itu bisa mengurangi rasa mual, ngidam, dan tidak makan. Biasanya hal ini akan berangsur-angsur berkurang saat memasuki usia 13 dan 14 minggu.

Jika Anda sedang menghadapi masa ini, maka cobalah makan makanan yang menenangkan dan meredakan mual. Misalnya kerupuk, jahe, mangga muda, dan masih banyak lagi.

Meski keadaan ini menyulitkan sebagian wanita, namun tetap harus mengonsumsi makanan sehat agar janin dan ibu tetap sehat dan mendapat asupan yang cukup selama hamil.

Terlambat haid

Tanda-tanda umum kehamilan yang dialami wanita adalah menstruasi bulanan yang tertunda. Namun pada dasarnya terlambat haid bukan hanya karena faktor kehamilan. Umumnya wanita yang mengalami kenaikan berat badan juga akan mengalami keterlambatan haid.

Begitu juga saat Anda mengalami penurunan berat badan yang drastis, masalah hormonal, kelelahan, dan stres bisa menjadi faktor keterlambatan menstruasi. Namun tidak ada salahnya bila terlambat memeriksakan haid.

Sering BAK

Bagi beberapa wanita, ciri kehamilan ini dapat terjadi antara 6 dan 8 minggu kehamilan setelah pembuahan. Tapi ciri ini bukan hanya karena Anda sedang hamil.

Bisa juga karena konsumsi obat-obatan dan diabetes yang menyebabkan BAK dan infeksi saluran kemih. Namun, jika Anda sering terkena BAK karena sedang hamil, hal ini dipicu oleh perubahan hormon.

Sembelit

Selama kehamilan akan terjadi peningkatan hormon progesteron yang menyebabkan proses pengolahan makanan di usus melambat. Untuk mengatasi sembelit saat hamil adalah dengan banyak mengkonsumsi air putih.

Selain itu, rajinlah berolahraga dan mengonsumsi makanan berserat untuk memperlancar buang air besar. Agar tidak mengalami sembelit dan membuat nyaman dengan aktivitas.

Perubahan Suasana Hati

Tanda kehamilan yang dipengaruhi oleh hormon estrogen dan progesteron saat terjadi peningkatan adalah perubahan suasana hati yang lebih cepat. Terkadang hal itu membuat sebagian wanita menjadi emosional dan lebih peka terhadap sesuatu.

Baca juga: Tanda Kehamilan Kosong yang Sering “Menipu” Calon Ibu

Misalnya mudah tersinggung dan cemas. Ini normal saat wanita hamil. Agar ketika ciri-ciri lain hadir dan perubahan suasana hati muncul, ada baiknya melakukan pemeriksaan kehamilan.

Hal ini untuk lebih memonitor ibu dan janin agar terjamin sehat dan nyaman selama masa kehamilan yang mencapai 9 bulan. Perubahan ini tentunya akan mempengaruhi aktivitas sehari-hari sehingga masyarakat sekitar harus mendukung dan memahami apa yang dialami ibu hamil.

Pusing dan Sakit Kepala

Jika Anda mengalami pusing dan pingsan, ini bisa menjadi tanda kehamilan yang dipengaruhi oleh pembuluh darah yang melebar, gula darah rendah, dan tekanan darah rendah.

Jadi bagi ibu hamil, jika merasa demikian, ada baiknya mengonsumsi obat yang mengandung sakit kepala dan pusing yang mengandung acetaminophen. Karena obat ini lebih aman untuk ibu hamil dibanding menggunakan obat ibuprofen.

Sakit punggung

Seiring bertambahnya usia janin, janin akan mulai membesar, sehingga tulang belakang terasa perih. Untuk itu, ibu hamil sebaiknya tidak melakukan aktivitas fisik yang melelahkan. Anda juga harus mengatur pola makan dan menghindari stres.

Sakit punggung merupakan tanda kehamilan yang harus segera Anda atasi dengan menghindari stres dan lain-lain. Ini demi kelancaran semua aktivitas. Namun, jika tanda-tanda tersebut muncul, Anda harus cukup istirahat untuk mengatasi sakit punggung.

Perubahan Bau

Karena adanya perubahan hormonal maka akan mempengaruhi indera perasa dan penciuman sehingga menimbulkan rasa yang aneh saat mencium sesuatu dan merasakan sesuatu. Seperti rasa logam di mulut dan ini pertanda kehamilan.

Baca juga: Aplikasi Menghitung Usia Kehamilan Gratis, Hasil Terbaik

Hal inilah yang akan membuat ibu hamil terkadang tidak menyukai makanan tertentu dan memiliki porsi yang jauh lebih kecil. Meski porsinya kecil, akan lebih baik jika memperhatikan asupan gizi untuk ibu dan janin.

Hal ini agar ibu tetap sehat dan bayinya bisa berkembang sesuai usia kehamilan. Gizi yang cukup juga akan memberikan energi bagi ibu hamil untuk melakukan aktivitas normal. Wanita harus memperhatikan tanda-tanda kehamilan ini agar kesehatan ibu dan bayinya tetap terjaga. (R10 / HR-Online)

Editor: Eva Latifah

Postingan Tanda Kehamilan yang Sering Diabaikan, Apa Saja? muncul pertama kali di Harapan Rakyat Online.