Anda Sering Jatuh? Ini adalah kondisi medis yang bisa jadi penyebabnya

Setiap orang membutuhkan keseimbangan tubuh yang baik untuk menjalankan aktivitas sehari-hari. Lalu bagaimana dengan orang yang mudah jatuh karena tidak seimbang? Ya, mungkin Anda termasuk salah satu orang yang sering jatuh atau "gemetar" saat berjalan atau melakukan aktivitas lainnya. Hati-hati, keseimbangan tubuh yang buruk bisa jadi pertanda Anda memiliki beberapa kondisi medis yang tidak Anda sadari. Lantas apa saja kondisi medis yang menyebabkan Anda tidak memiliki keseimbangan yang baik dan mudah jatuh?

Kondisi medis yang sering terjadi dan menyebabkan keseimbangan tubuh yang buruk

1. Masalah telinga bagian dalam

Telinga tidak hanya berfungsi sebagai indra pendengaran, tapi juga bertanggung jawab atas keseimbangan tubuh. Di dalam telinga bagian dalam ada rongga berisi cairan dan sensor keseimbangan. Saat terjadi infeksi atau gangguan pada telinga bagian dalam, sensor cairan dan keseimbangan akan terganggu sehingga tidak dapat berfungsi dengan baik. Jadi, otak tidak menerima sinyal apa pun dari sensor keseimbangan dan membuat Anda tidak seimbang dan mudah terjatuh.

2. Memiliki otot yang lemah

Orang yang sudah memasuki usia tua, rata-rata memiliki keseimbangan yang buruk. Maka tidak heran jika banyak lansia yang sering dan mudah terjatuh, sehingga harus ditemani kemana saja untuk menghindari resiko tersebut. Hal ini memang biasa terjadi pada lansia, karena otot mereka mulai melemah akibat berkurangnya massa otot. Massa otot menurun seiring bertambahnya usia. Untuk mencegah hal tersebut terjadi di masa tua, sebaiknya lakukan olahraga secara rutin agar massa otot tidak mudah berkurang.

3. Mengonsumsi obat-obatan tertentu

Gejala pusing dan kehilangan keseimbangan terkadang berkurang akibat efek samping mengonsumsi obat. Sebagai contoh sederhana, beberapa obat dapat membuat Anda mengantuk dalam beberapa menit setelah meminumnya. Rasa kantuk ini menyebabkan keseimbangan Anda menurun, sehingga mudah jatuh.

Risiko pusing dan kehilangan keseimbangan bisa lebih besar jika Anda mengonsumsi lebih dari satu obat sekaligus. Jika Anda yakin bahwa obat ini memiliki efek samping pada keseimbangan Anda, Anda harus membicarakannya dengan dokter Anda.

4. Kurangnya suplai darah ke otak

Kurangnya aliran darah ke otak dikenal sebagai hipotensi ortostatik dan percaya atau tidak, ini sangat umum terjadi. Sebuah studi yang melibatkan hampir seribu orang menunjukkan bahwa sebanyak 21% dari total responden mengalami hipotensi ortostatik. Jika Anda sering pusing dan tidak seimbang saat berdiri dari posisi duduk atau tiba-tiba bangun dari posisi tidur, maka penyebabnya adalah hipotensi ortostatistik. Kondisi ini bisa disebabkan tubuh kekurangan cairan. Kekurangan asupan makanan juga bisa menyebabkan hal tersebut terjadi. Jika kondisi ini sering terjadi, maka sebaiknya Anda memeriksakan diri ke dokter.

Kondisi medis langka yang dapat menyebabkan keseimbangan yang buruk

1. Kerusakan saraf

Salah satu kelompok orang yang paling berisiko terkena ini adalah penderita diabetes. Dalam bahasa kedokteran, kerusakan saraf disebut juga neuropati perifer yang juga dapat disebabkan oleh infeksi, kekurangan vitamin, kelainan genetik, terlalu banyak minum alkohol, dan beberapa trauma yang menyebabkan kerusakan saraf pada kaki, tangan dan kepala.

2. Tumor otak

Salah satu gejala yang muncul jika seseorang memiliki tumor di otaknya adalah kehilangan keseimbangan, mudah jatuh, dan pusing. Namun, kehilangan keseimbangan yang disebabkan oleh tumor otak biasanya sangat umum terjadi. jadi jangan khawatir dan khawatir dulu jika hanya sesekali mengalami kehilangan keseimbangan, kemungkinan besar itu bukan penyebab tumor otak.

Tumor yang terinfeksi pada otak dapat menyebabkan gangguan koordinasi dan otak tidak sempurna dalam mengirim atau menerima sinyal, sehingga keseimbangan tubuh menjadi buruk. Karena itu, jika sering mengalami masalah keseimbangan, ada baiknya memeriksakan diri ke dokter.

Posting Anda Sering Jatuh? Inilah kondisi medis yang bisa jadi penyebab muncul pertama kali di Hello Sehat.