8 Penyebab Sakit Leher Anda Sering

Anda mungkin pernah mengalami sakit leher atau bahu yang menyebabkan rasa sakit, kaku, dan tegang. Ini jelas sangat mengganggu. Pasalnya, kekakuan yang terjadi di bagian leher membuat Anda tidak bisa menggerakkan kepala dengan leluasa, dan butuh sedikit perjuangan bagi Anda untuk sekedar melihatnya. Tak jarang Anda harus membalikkan tubuh agar bisa melihat sekeliling.

Jika sakit terus leher terjadi terus menerus dan tidak ditanggapi dengan serius hal ini bisa menyebabkan masalah kesehatan yang lebih serius, lho!

Berbagai penyebab Anda sering merasa pegal di leher

1. Cedera

Saat Anda mengalami kecelakaan kendaraan bermotor, kecelakaan olahraga, atau terjatuh, sangat memungkinkan untuk menimbulkan cedera pada leher. Tanpa disadari, akibat cedera, otot dan ligamen di leher mengalami kerusakan sehingga Anda mengalami kekakuan di bagian leher.

2. Osteoartritis

Osteoartritis atau pengapuran sendi merupakan suatu kondisi yang disebabkan oleh nyeri sendi akibat usia. Kondisi ini dapat menyebabkan kaku dan terbatasnya gerakan pada berbagai persendian, termasuk leher.

3. Radang sendi

Gangguan autoimun ini memengaruhi persendian yang dapat merusak jaringan di leher Anda. Kerusakan ini dapat menyebabkan nyeri dan kaku pada leher, biasanya di bagian atas leher.

4. Saraf terjepit

Saraf terjepit terjadi karena radang sendi, yaitu penyempitan saluran tulang belakang, atau cakram hernia. Jika Anda mengalami saraf terjepit, itu akan menyebabkan leher Anda menjadi kaku dan sakit bahkan terkadang menjalar dari lengan ke kaki Anda.

5. Stres

Saat Anda stres, otot Anda menjadi tegang. Leher kaku sering kali menjadi tanda pertama bahwa Anda merasa stres.

6. Fibromyalgia

Fibromyalgia adalah suatu kondisi yang membuat penderitanya merasakan nyeri hebat di sekujur tubuh. Kondisi ini berlangsung lama dan sering berulang dengan tingkat keparahan yang bervariasi. Gejala utama penyakit ini adalah rasa nyeri dan nyeri seperti ditusuk.

7. Kejang otot

Kejang otot terjadi ketika saraf Anda mengirim pesan ke otot Anda yang menyebabkannya berkontraksi. Saat Anda mengalami kejang pada otot leher, inilah yang menyebabkan leher menjadi kaku.

8. Meningitis

Meningitis adalah infeksi serius dan berpotensi mengancam jiwa yang menyerang cairan di sekitar otak dan sumsum tulang belakang. Demam, sakit kepala, leher kaku, dan nyeri adalah gejala umum meningitis.

Bagaimana cara mengatasi sakit leher?

1. Latihan peregangan

Lakukan latihan peregangan sederhana seperti menggerakkan kepala ke atas dan ke bawah atau dari sisi ke sisi, dan dari telinga ke telinga. Lakukan secara perlahan saat Anda bangun tidur, di sela-sela pekerjaan Anda sebagai sarana relaksasi atau sesaat sebelum tidur.

2. Lakukan pijatan

Anda bisa melakukan pijatan ke tukang pijat profesional atau bersama pasangan. Lakukan pijatan lembut di bagian leher menggunakan kelapa atau minyak zaitun.

3. Memilih bantal yang tepat

Untuk mengurangi rasa sakit dan kaku pada leher, Anda harus memilih bantal yang tepatt. Gunakan bantal yang dirancang khusus untuk leher Anda. Jika dokter Anda mengizinkannya, cobalah untuk tidak menggunakan bantal dan tidur telentang.

4. Terapi es atau panas

Gunakan es untuk meminimalkan rasa sakit saat Anda mengalami gejala sakit leher dan peradangan selama dua hingga tiga hari. Setelah gejalanya reda, alihkan menggunakan air panas yang dibungkus wadah untuk diletakkan di leher atau digunakan saat mandi.

5. Konsultasikan dengan dokter

Jika Anda mengalami nyeri leher yang semakin parah atau tidak membaik dalam satu hingga dua minggu, segera bicarakan dengan dokter Anda. Pasalnya, dokter akan segera memberi tahu Anda kapan Anda mungkin memerlukan perawatan yang lebih khusus untuk meredakan gejala yang Anda alami.

Postingan 8 Penyebab Sakit Leher Anda yang Sering Muncul pertama kali di Hello Sehat.