4 Tips Menghindari Cidera Kepala Saat Berkendara

<pre><pre>4 Tips Menghindari Cidera Kepala Saat Berkendara

Mengemudi kendaraan sudah menjadi aktivitas sehari-hari. Saking terbiasa, kita sering lupa fakta bahwa mengemudi adalah salah satu hal paling berbahaya jika tidak hati-hati. Akibat kecelakaan itu berakibat fatal, salah satunya adalah cedera kepala. Bahkan, cara mengemudi yang baik bisa menghindarkan Anda dari cedera kepala.

Cidera kepala dapat menyebabkan trauma otak

Cidera kepala adalah cedera yang sering terjadi setelah kecelakaan lalu lintas. Setiap tahun, lebih dari 5% orang di dunia menderita cedera kepala serius akibat kecelakaan atau tabrakan dengan benda keras.

Dalam kasus yang parah, cedera kepala mengakibatkan kerusakan pada bagian paling penting dari sistem saraf pusat di otak. Ini tentu berdampak pada kondisi kesehatan seseorang jika tidak ditangani dengan benar.

Cidera kepala dapat menyebabkan berbagai masalah kesehatan, dari kehilangan ingatan hingga kelumpuhan dan bahkan kematian. Sekalipun kecelakaan itu tidak menyebabkan kerusakan pada kerangka, ini tidak menjamin kondisi otak akan tetap baik-baik saja.

Jadi, Anda harus menerapkan cara mengemudi yang baik untuk menghindari cedera kepala.

Kiat aman saat berkendara

hindari cedera kepala
Sumber: OtoRev

Beberapa kebiasaan ini mungkin tampak sepele. Namun, setidaknya Anda dapat mengurangi kesalahan dalam mengemudi dan dapat mengurangi potensi kecelakaan.

Fokus dan hindari gangguan saat mengemudi

Benda-benda di dalam kendaraan dapat mengalihkan perhatian Anda saat mengemudi, terutama saat mengendarai mobil. Baik orang-orang di sekitar Anda, suara radio dan gadget Anda.

Menurut Administrasi Keselamatan Lalu Lintas Jalan Raya Nasional (NHTSA), beberapa kebiasaan yang dapat mengganggu fokus Anda saat mengemudi termasuk mengobrol, mengatur radio di mobil, menerima panggilan, dan membalas pesan singkat di ponsel. Bahkan, kebiasaan ini membuat potensi kecelakaan lebih besar terjadi.

Cara terbaik adalah memfokuskan diri pada jalan dan memperhatikan rambu-rambu jalan dan mematuhi peraturan yang ada. Dengan mengurangi risiko kecelakaan, Anda dapat menghindari cedera kepala.

Gunakan keamanan

Gunakan sabuk pengaman saat mengendarai mobil, gunakan helm saat mengendarai sepeda motor. Helm yang digunakan juga harus menjadi helm standar nasional.

Meskipun potensi kecelakaan masih dapat terjadi saat Anda menggunakan pengaman, ini dapat membantu menghindari cedera kepala dan mengurangi risiko cedera pada bagian tubuh lainnya.

Jangan mengemudi di bawah pengaruh alkohol

Ketika Anda berencana untuk pulang dan menyetir sendiri, ada baiknya Anda menolak undangan untuk minum alkohol.

Alkohol memiliki efek pada tubuh, beberapa di antaranya mengurangi refleks terhadap sesuatu, koordinasi tubuh yang tidak seimbang, dan konsentrasi yang mengganggu.

Tidak hanya meningkatkan risiko kecelakaan, mengemudi di bawah pengaruh alkohol juga melanggar peraturan. Mengemudi dengan teman-teman yang mabuk juga tidak disarankan karena dapat membahayakan keselamatan.

Jika Anda sedang menjalani perawatan

Obat-obatan tertentu biasanya akan memengaruhi kondisi tubuh Anda, termasuk kemampuan Anda mengemudi.

Kandungan dalam obat menghasilkan efek mengantuk. Dalam beberapa kasus, obat-obatan dapat membuat Anda bereaksi lebih lambat.

Untuk menghindari risiko kecelakaan dan cedera, terutama di kepala, Anda harus mencari tahu informasi tentang perawatan yang dilakukan dan berkonsultasi dengan dokter. Pastikan obat yang Anda konsumsi tidak menimbulkan efek samping yang dapat memengaruhi efektivitas Anda saat mengemudi.

Kecelakaan dapat terjadi kapan saja, baik karena kesalahan sendiri atau faktor lain. Tetap waspada di jalan-jalan dan secara rutin melakukan pemeriksaan kendaraan untuk membuat perjalanan lebih aman dan nyaman.

Posting 4 Tips untuk Menghindari Cedera Kepala Saat Berkendara muncul pertama di Hello Sehat.